YPMAK Gelar Seminar Soal Kanker: Ada 249 Kasus Kanker dari Mimika yang Ditangani RSMM
Menurut WHO ada 10 juta penderita kanker di dunia, di Indonesia 300 ribu orang dan di Kabupaten Mimika 249 kasus yang ditangani RSMM,"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/YPMAK-menggelar-seminar-waspada-kanker-di-Hotel-Horison-Ultima.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menggelar seminar waspada kanker di Hotel Horison Ultima, Kabupaten Timika, Papua Tengah, Selasa (22/10/2024).
Kegiatan tersebut satu di antara rangkaian menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-5 YPMAK pada 18 Desember 2024.
Seminar waspada kanker yang digelar pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) itu diikuti ratusan mama-mama Papua dari 7 suku di Kabupaten Mimika.
Hadir juga perwakilan Pemda Mimika, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Direktur RSMM, dan narasumber dari Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta.
Ketua Pembina YPMAK, Engel Enock, didampingi Wadir Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro, menyatakan seminar tersebut membahas soal perlindungan dari kanker serviks.
Bahasan lain mengenai deteksi dini dan imunisasi, makanan sehat, rokok penyebab utama kanker paru-paru, dan deteksi kanker payudara.
Baca juga: Pertama Kali, YPMAK Kunjungi dan Bentuk Pokja di Kampung Omba Kaimana
Menurutnya, penyakit kanker bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang tua.
"Seminar ini sangat penting, sebab banyak yang sudah kena. Menurut WHO ada 10 juta penderita kanker di dunia, di Indonesia 300 ribu orang dan di Mimika 249 kasus yang ditangani RSMM," ujar Engel Enock.
Untuk menghindari kematian, seiring kemajuan teknologi dan bidang kedokteran, kanker bisa dideteksi sejak dini dengan cara pemeriksaan yang tepat.
“Kalau ada kesempatan seminar dan pemeriksaan, mari manfaatkan khususnya kaum ibu dan anak-anak remaja sesuai dengan arahan dokter," kata Engel Enock.
Ia menyebut seminar yang digelar YPMAK ini dapat meningkatkan pengetahuan soal kanker mulai dari penyebab, jenis, dan upaya pencegahan dan tindakan.
"Kami berharap agar kegiatan ini terus berkelanjutan dan bisa dikembangkan dalam kehidupan masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Kisah Penerima Beasiswa YPMAK, Sempat Kecewa pada Junior-juniornya
Ketua Panitia, dr Greysia Handayani, menyatakan tujuan seminar tersebut untuk meningkatnya data penderita kanker di Kabupaten Mimika.
"Kami ingin agar pengetahuan masyarakat tentang kanker semakin baiksehingga mampu mencegah serta mendeteksi dini kanker," katanya.
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro
PT Freeport Indonesia
YPMAK
Kabupaten Mimika
Papua Tengah
kanker
| Fatayat NU Kaimana Ajak Perempuan Papua Barat Lawan Kanker dengan Deteksi Dini |
|
|---|
| Aneh tapi Nyata, Sekda Teluk Bintuni Benarkan Andarias Tomi Tulak Jadi Plt Kadis PUPR Papua Tengah |
|
|---|
| Bupati Yuni Wonda Komitmen Bangun SDM Lewat Pendidikan dan Asrama Mahasiswa |
|
|---|
| Mahasiswa Paniai se Indonesia Tolak Wacana DOB, Ancam Mogok Sipil di Nabire |
|
|---|
| Brigjen Jeremias Rontini Pastikan Penembakan Warga Sipil di Distrik Tembagapura Terungkap |
|
|---|