Berita Papua Barat
Purwanto Kembali Jabat Ketua Gapeknas Papua Barat Periode 2024-2029
"Intinya, kami selaku pengurus maupun anggota akan bersama-sama berkolaborasi membangun Papua Barat," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Gapeknas-pabar.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Purwanto kembali terpilih sebagai ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeknas) Papua Barat periode 2024-2029.
Purwanto terpilih sebagai ketua Gapeknas Papua Barat secara aklamasi dalam musyawarah daerah (Musda) yang berlangsung di Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (4/11/2024).
Purwanto bertekad, di periode keduanya memimpin Gapeknas Papua Barat, akan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terlebih khususnya pemerintah untuk memajukan organisasi.
Baca juga: Pengusaha asli Papua Minta Keberpihakan Pemerintah dalam Pembagian Pekerjaan Konstruksi
Baca juga: 53 Pekerja Konstruksi Papua Barat Ikut Uji Sertifikasi, BJW VII: Tingkatkan Daya Saing Daerah
"Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga saya kembali dimemimpin Gapeknas Papua Barat untuk lima tahun kedepan," kata Purwanto saat diwawancarai Tribun, Rabu (6/11/2024) pukul 20.00 WIT.
Lebih lanjut Purwanto mengatakan, Gapeknas di periode keduanya ini, bakal melibatkan pengusaha dan memberdayakan OAP.
"Kami semua akan berkolaborasi untuk bersama-sama berkontribusi bagi pembangunan Papua Barat," ujarnya.
Purwanto menambahkan, terpilihnya dirinya kembali sebagai ketua Gapeknas Papua Barat merupakan amanah sekaligus tantangan.
"Intinya, kami selaku pengurus maupun anggota akan bersama-sama berkolaborasi membangun Papua Barat," pungkasnya.
Sementara itu pendiri Gapeknas, Manahara R Siahaan berpesan agar Gapeknas di bawah kepemimpinan Purwanto aktif melakukan pembinaan dan kepemimpinan yang baik dalam mengembangkan kemampuan pengusaha, khususnya bagi pengusaha Orang Asli Papua (OAP).
Manahara berharap, kepemimpinan Purwanto dapat membantu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kemajuan pengusaha lokal di sektor konstruksi dan pembangunan.
“Kami berharap agar asosiasi dan pemerintah bisa bekerja sama dengan baik, sehingga daerah ini bisa berkembang secara bersama-sama,” tutupnya.
(*)