Berita Fakfak
Pemkab Fakfak Rencanakan Program Pemagangan Tenaga Kerja Lokal
Ia menyebut, sertifikat ini diharapkan menjadi nilai tambah bagi peserta dalam mencari pekerjaan di berbagai industri di Fakfak.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/IP-Fakfak-24.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Pemerintah Kabupaten Fakfak berencana mengadakan program pemagangan bagi tenaga kerja lokal tahun 2025.
Itu disampaikan Kepala Bidang Tenaga Kerja, Distransnaker Fakfak, Ishak Patipi kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak Papua Barat, Jumat (8/11/2024).
"Program ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai dan memenuhi kebutuhan industri di Kabupaten Fakfak, khususnya untuk perusahaan Pupuk Kaltim dan LNG Tangguh," jelasnya.
Baca juga: Abu Talib Pauspaus Harap Industri Pukup di Fakfak Dongkrak Angka Tenaga Kerja
Baca juga: Tingkatkan Kapasitas, BLK Fakfak Papua Barat Latih Calon Tenaga Kerja untuk Lintas Bidang
Ishak Patipi menyebutkan pihaknya telah merancang program pemagangan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas masyarakat setempat.
"Terutama masyarakat Orang Asli Papua (OAP) dengan dukungan dana Otonomi Khusus (Otsus)," pungkasnya.
Dikatakannya, program ini merupakan lanjutan dari pelatihan yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun lalu.
"Di mana sepuluh orang peserta yang didanai oleh Otsus mengikuti pelatihan di perusahaan Yuti Sorong dan berhasil memperoleh sertifikat," paparnya.
Ia menyebut, sertifikat ini diharapkan menjadi nilai tambah bagi peserta dalam mencari pekerjaan di berbagai industri di Fakfak.
"Program pemagangan dan pelatihan ini akan difokuskan untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di industri-industri utama di wilayah tersebut," bebernya.
Pihaknya berharap, para peserta pelatihan dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di perusahaan semisal Pupuk Kaltim dan LNG Tangguh yang tengah berkembang.
"Dengan adanya sertifikasi dan pelatihan yang diberikan, kami berharap masyarakat lebih proaktif dalam memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari lapangan pekerjaan," tuturnya.
Dikatakannya, program ini diharapkan bisa meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
(*)