Berita Fakfak
Ciptakan SDM Unggul, Pemkab Fakfak Siap Jalankan 2 Program Besar Pemerintah Pusat
peserta yang menjadi sasaran kedua program ini adalah masyarakat yang berusia produktif antara 15 hingga 25 tahun.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Lasadia-309.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui jalur pendidikan vokasi, Kabupaten Fakfak di Provinsi Papua Barat siap menjalankan 2 program besar Pemerintah Pusat.
Sebanyak 2 program Pemerintah Pusat itu ialah Pendidikan Kewirausahaan (PKW) dan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK).
"Pada tahun 2024 ini, terkait itu sudah ada petunjuk Pemerintah Pusat melalui Direktorat Pelatihan dan Kursus Direktorat Jenderal Vokasi Kemendikbudristek," ujar Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Lasadia.
Baca juga: Disdikpora Fakfak Pastikan 1.012 Siswa Ikut ANBK 2024, Tak Terganggu Aksi Tuntutan TPP Guru
Baca juga: Disdikpora Fakfak Segera Luncurkan Buku Bacaan Bahasa Iha
Lasadia mengatakan, melalui program tersebut Pemerintah Pusat akan memberikan bantuan kepada lembaga kursus dan pelatihan komputer serta penyelenggara pendidikan kesetaraan, termasuk Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
"Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan," bebernya.
Lanjut Lasadia mengatakan, khusus untuk program PKW berfokus pada pelatihan keterampilan untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Lalu Program PKK lebih diarahkan untuk memberikan pelatihan kerja yang berkolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri," ujar Lasadia.
Menurutnya, peserta yang menjadi sasaran kedua program ini adalah masyarakat yang berusia produktif antara 15 hingga 25 tahun.
"Program PKW di Fakfak memiliki keunikan karena menjalin kerja sama dengan Lapas Kelas IIB Fakfak, untuk memberikan pelatihan kepada warga binaan berusia 17 hingga 25 tahun," tandasnya.
Dikatakannya pula, program ini diharapkan dapat membekali peserta dengan keterampilan wirausaha atau kemampuan untuk bekerja di dunia usaha.
Sementara itu, dikatakannya, program PKK memprioritaskan masyarakat yang telah tamat sekolah namun tidak melanjutkan pendidikan atau yang tidak bersekolah.
"Peserta akan diberikan pelatihan kerja sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri," sebutnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas dan kesempatan kerja bagi masyarakat muda di Fakfak.
(*)