Samaun Dahlan Beri Sinyal Pencopotan Kepala OPD yang Tidak Sejalan: Kami Harus Selektif
Samaun Dahlan memberikan sinyal untuk melakukan pergantian ataupun pencopotan Kepala OPD yang tidak sejalan dengan pemerintahan.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roifah Dzatu Azmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Bupati-Fakfak-Terpilih-Samaun-Dahlan.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Bupati Fakfak Terpilih, Samaun Dahlan memberikan sinyal untuk melakukan pergantian ataupun pencopotan Kepala OPD yang tidak sejalan dengan pemerintahan Samaun Dahlan - Donatus Nimbitkendik (SANTUN).
Itu disampaikan Samaun Dahlan saat ditemui awak media termasuk TribunPapuaBarat.com di Gedung DPRD Fakfak Papua Barat, Sabtu (8/2/2025).
"Untuk reformasi birokrasi, memang kalau kita berbicara terkait perubahan maka seluruh komponen yang di bawah kepemimpinan kami harus betul-betul selektif dan mendukung program kami," terangnya.
Samaun Dahlan mengatakan, sebab kalau kondisi di bawah sama sekali tidak menunjang di atas maka semuanya akan kandas.
Baca juga: Samaun Dahlan Respon Isu Pemangkasan Honorer Pemda Fakfak di Pemerintahan SANTUN
"Intinya kami akan mewujudkan program quick win kami yakni berobat gratis termasuk pemberian makanan gratis bagi pengantar pasien Insha Allah dalam 100 hari kerja," tuturnya.
Pihaknya juga memastikan, semua berjalan dan mendukung pemerintahan SANTUN dalam 5 tahun ke depannya.
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik, mengusung visi besar untuk membawa perubahan melalui program unggulan Santun Baik.
Program ini mencakup 32 inisiatif strategis yang ditujukan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Fakfak di berbagai sektor.
Salah satunya, inisiatif makan gratis tiga kali sehari untuk penjaga atau pengantar pasien rawat inap sebagai bentuk dukungan sosial bagi masyarakat Fakfak.
Sekadar diketahui, Bupati Terpilih Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Terpilih Donatus Nimbitkendik atau yang berjargon SANTUN direncanakan akan mengikuti pelantikan serentak pada 20 Februari 2025 mendatang di Jakarta.(*)
| Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Polda Papua Barat Matangkan Persiapan 811 Personel Pengamanan Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Bupati Fakfak Apresiasi Dukungan Kementan RI atas Perluasan Lahan Pala 1.000 Hektare |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|