Kamis, 16 April 2026

Berita Fakfak

MPIG Pala Tomandin Fakfak Mantapkan Rencana Kerja 2025 

Pada t2025, Dinas Perkebunan telah merencanakan pembangunan Rumah Pamer Hilirisasi Komoditas Pala yang aka terintegrasi dengan ruang sekretariat MPIG

Tayang:
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
zoom-inlihat foto MPIG Pala Tomandin Fakfak Mantapkan Rencana Kerja 2025 
TribunPapuaBarat.com//Aldi Bimantara
PALA TOMANDIN - Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) saat ini telah memantapkan rencana kerja 2025 dengan bantuan dana hibah sebesar Rp 200 juta, Rabu (12/2/2025). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) memantapkan rencana kerja 2025 dengan bantuan dana hibah sebesar Rp 200 juta. 

Itu disampaikan Ketua MPIG-PTF, Jalil Karoror kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak Papua Barat, Rabu (12/2/2025). 

"Kami melaksanakan forum perancangan kegiatan tahun 2025 untuk memperkuat program perlindungan dan pengelolaan komoditas pala unggulan daerah," ujarnya. 

Baca juga: Pala Tomandin Fakfak Tampil di UMKM Expo 2025, Upaya Merambah Pasar Global

Baca juga: Harga Pala Tomandin Fakfak Papua Barat Februari 2025 Stabil, Ini Rinciannya

Kegiatan ini dikatakannya, difasilitasi oleh Dinas Perkebunan Fakfak sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan produk Pala Tomandin yang telah memiliki status indikasi geografis (IG).

Jalil Karoror menyampaikan, apresiasi kepada eksekutif dan legislatif yang telah memberikan dana hibah sebesar Rp 200 juta, guna mendukung pengawasan serta pembinaan standar produksi Pala Tomandin.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati menegaskan, bahwasanya keberadaan MPIG-PTF sangat penting dalam menjaga keaslian dan kualitas produk pala.

"Pada tahun 2025, Dinas Perkebunan telah merencanakan pembangunan Rumah Pamer Hilirisasi Komoditas Pala yang akan terintegrasi dengan ruang sekretariat MPIG-PTF," bebernya. 

Rumah Pamer ini dikatakannya, bertujuan untuk memperkuat eksistensi Pala Tomandin di pasar global serta menjadi pusat informasi dan promosi bagi produk-produk turunannya.

 

"Tingginya minat eksportir terhadap Pala Tomandin menuntut adanya pengawasan ketat terhadap penggunaan indikasi geografis agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain," katanya. 

Selain itu, MPIG-PTF juga diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menjaga keaslian produk, meningkatkan promosi, serta mengembangkan pasar bagi Pala Tomandin.

Peran aktif masyarakat dalam perlindungan indikasi geografis ini dinilai sangat penting untuk menjaga produksi, melestarikan kearifan lokal, serta mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.

"Dukungan terhadap indikasi geografis juga mencakup pelestarian pengetahuan dan tradisi lokal, peningkatan kualitas produk, serta penguatan organisasi masyarakat petani pala," tambahnya. 

Forum ini juga disebutkannya, berperan menyoroti pentingnya edukasi bagi masyarakat mengenai nilai ekonomis dan prospek pasar Pala Tomandin di masa depan.

"Melalui perancangan program yang efektif dan efisien, MPIG-PTF berharap dapat menentukan skala prioritas kegiatan yang sesuai dengan ketersediaan anggaran," katanya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved