Berita Fakfak
Berikut Daftar Kepala Distrik se-Fakfak Ikut Diklat Pamong di IPDN Jatinangor
Sekolah pamong menurutnya akan berlangsung secara penuh selama sembilan bulan yang terbagi dalam dua bagian.
Penulis: R Julaini | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/MK-fakfak-1209.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Enam kepala distrik dari Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akan mengikuti pendidikan kilat kepamongan di Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.
Mereka akan berangkat ke Jakarta pada Rabu (19/2/2025) bersama belasan kepala distrik lain se-Papua Barat.
Kepala Distrik Fakfak Timur Tengah, Marthen Ronal Wouw menyatakan Kabupaten Fakfak menyertakan enam orang untuk ikuti sekolah pamong.
Baca juga: Latsar CPNS IPDN Angkatan 29 Papua Barat, Paulus Waterpauw: Penyelenggara Negara Kunci Pembangunan
Baca juga: 22 Kepala Distrik se-Papua Barat ke Jatinangor, Ikuti Sekolah Pamong Setahun
"Kami dari Fakfak itu sekitar enam orang. Tapi secara keseluruhan (Papua Barat) kalau tidak salah ada hampir 30 orang," ungkap Marthen Ronal Wouw.
Disebutnya, materi dalam kelas direncanakan berlangsung selama empat hingga lima bulan.
Sekolah pamong menurutnya akan berlangsung secara penuh selama sembilan bulan yang terbagi dalam dua bagian.
Ia bersyukur Pemerintah Provinsi Papua Barat telah memberikan perhatian ke para kepala distrik.
"Kami sebagai utusan yang diberikan kehormatan pertama untuk pergi," jelasnya.
Adapun tugas yang ditinggalkan kepala distrik akan diserahkan kepada sekretaris distrik.
"Namun tugas dan koordinasi tetap kami laksanakan. Apalagi teknologi sudah canggih yakni lewat jarak jauh," pungkas Marthen Ronal Wouw.
Para kepala distrik yang akan berangkat ke Jatinangor, disebutnya hari ini hadir di Halaman Kantor Gubernur Papua Barat untuk mengikuti pelepasan.
Pelepasan para kepala distrik untuk ikut Diklat di IPDN Jatinangor dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua Barat, Yacob Fonataba.
(*)