Berita Manokwari
Tukang Ojek di Pangkalan Pasar Wosi Keluhkan Sepi Penumpang
Terkadang sambung Jabar, dirinya berkeliling Kota Manokwari mencari penumpang.
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ojek-tukanh-3pi.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Tukang ojek Pangkalan Pasar Wosi mengeluhkan sepinya penumpang.
Kepala Pangkalan Ojek Pasar Wosi Jabar mengungkapkan, dibandingkan tahun lalu khususnya saat Ramadan, jumlah penumpang saat ini sepi.
"Biasanya saya mulai narik dari jam 07.00 WIT, terus istirahat jam 14.00 WIT. Setelah itu narik lagi jam 03 .00 WIT dan baru pulang menjelang buka puasa," jelasnya saat diwawancarai Tribun di Pasar Wosi Manokwari, Selasa (4/3/2025).
Baca juga: Satlantas Polres Fakfak Papua Barat Tatap Muka Bersama Tukang Ojek , Ini yang Dibahas
Baca juga: 500 Tukang Ojek Ikut Pawai Merah Putih di Fakfak Papua Barat
Diungkapkannya, penghasilan per harinya saat ini mencapai Rp 200.000.
"Kalau Ramadan tahun lalu, per hari Rp 400.000," ungkapnya.
Lanjut Jabar, untuk tarif penumpang di Pangkalan Ojek Pasar Wosi tidak mengalami kenaikan harga.
"Harganya tetap sama. Tidak ada kenaikan," ujarnya.
Menurutnya, dirinya tak selama ojek di pangkalan.
Terkadang sambung Jabar, dirinya berkeliling Kota Manokwari mencari penumpang.
"Tapi sama saja, sepi penumpang," ucapnya.
Jabar menambahkan, sebagai tukang ojek memiliki tantangan besar pada saat Ramadan.
Kendati demikian, hal itu bukan menjadikan alasan untuk tidak beribadah.
""Harapan saya, semoga ke depan kondisi lebih baik, rezeki lancar, dan semakin banyak penumpang yang menggunakan jasa ojek di pangkalan kami," pungkasnya.
(*)