Wabub Joko Lingara Buka Musrenbang Distrik Babo, Tegaskan Aparat Kerja Jujur dan Transparan
bahwa musyawarah ini agar dilaksanakan secara transparan, sehingga program yang dihasilkan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Musrenbang.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat, Joko Lingara tekankan pentingnya transparansi serta penentuan skala prioritas dalam pelaksanaan program tingkat distrik.
Penegasan disampaikan Joko Lingara awali sambutannya pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025 tingkat Distrik Babo Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (10/3/2025).
"Bagian ini perlu saya tekankan lebih awal, agar musyawarah ini harus dilaksanakan secara transparan, sehingga program yang dihasilkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," kata Joko Lingara.
Baca juga: Terima Aspirasi Warga Soal Banjir di Teluk Bintuni, Asri Bangun Komunikasi dengan BWS Papua Barat
Joko Lingara dengan tegas menyatakan, bahwa tahun-tahun sebelumnya musrenbang tingkat distrik sering kali tidak membuahkan hasil konkret sehingga menimbulkan banyak keluhan dan pertanyaan masyarakat.
Oleh karena itu, mengawali kerja pemerintahan baru bersama Bupati Yohanis Manibuy, Joko Lingara berkomitmen melakukan pembenahan dari tingkat distrik melalui musrenbang yang lebih transparan dan terukur.
"Mudah-mudahan saya bersama Pak Bupati Yohanis Manibuy hadir untuk bisa menjawab keluahan serta pengaduan selama ini dari masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Pemda Bintuni Janji Bangun Gedung IAD Kejati Papua Barat, Syarifuddin: Insyaallah Terealisasi
Kesempatan ini Joko Lingara juga memberikan pesan tegas kepada aparat distrik Babo dan tokoh masyarakat setempat, agar bekerja dengan hati dan prioritaskan program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan begitu, Joko Lingara berharap program yang dihasilkan benar-benar terwujud, tepat sasaran, dan secara transparan diketahui masyarakat.
"Harus terwujud sesuai hasil musrenbang. Jangan latihan lain-main lain. Kalau kalian (aparat distrik) cinta dan rasa memiliki negeri ini maka bekerjalah dengan jujur, jangan hanya datang tipu-tipu di negeri ini," tukasnya.
Dermaga Babo
Selain itu Wakil Bupati ini juga menyoroti sejumlah infrastruktur penting setelah melihat secara langsung sejumlah dermaga di distrik Babo yang sudah dalam kondisi rusak berat.
"Kondisi dermaga besar dan kecil di Babo ada yang sudah ambruk. Kondisi dermaga yang rusak sangat berdampak pada aktivitas warga, lonjakan harga barang, hingga meningkatnya risiko kecelakaan," ujarnya.
Untuk menjawab persoalan infrastrukrtur dermaga Babo lewat musrenbang tersebut, Joko Lingara menghadirkan perwakilan Dinas Perhubungan, Bappeda, PUPR, dan KSOP.
Baca juga: Sekretaris LMA Suku Irarutu Minta Pemda Teluk Bintuni Perhatikan Dermaga Babo
"Para instansi teknis ini saya hadirkan agar mereka dapat mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dan mampu memilah program mana yang layak menjadi prioritas utama," tuturnya.
Diketahui, usrenbang Distrik Babo ini dihadiri perwakilan dari enam kampung, yakni Kampung Iraritu 3 , Modan, Amutu, Nusee, Kasira, dan Kampung Kanesi.
| Wabup Teluk Bintuni Gemakan Toleransi di HUT ke-28 GKI Ebenhaezer Sigerau |
|
|---|
| Kepsek SMA/SMK se Papua Barat Rakor di Teluk Bintuni, Bahas Pendidikan Inklusif dan Berdaya Saing |
|
|---|
| BP3OKP 'Curhat' Masa Depan Papua di Musrenbang Otsus-RKPD 2027 Manokwari |
|
|---|
| Bupati Manokwari Tegaskan Perencanaan Pembangunan 2027 Sesuai Kebutuhan dan Potensi Daerah |
|
|---|
| Pemkab Teluk Bintuni Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wabup: Jadi Bahan Evaluasi Keuangan Daerah |
|
|---|