Berita Teluk Bintuni
Pemkab Teluk Bintuni Rencana Renovasi Pelabuhan Babo, Pemuda Irarutu: Kami Minta Baru
"Orang Babo minta pemerintah hadir untuk melihat dengan sepenuh hati, bukan datang dengan kata renovasi," tegasnya.
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/pelabuhan-babo23.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni berencana merenovasi Pelabuhan Babo.
Hanya saja, rencana itu mendapat respon yang kurang baik dari salah satu pemudad Irarutu yang enggan namanya disebutkan.
Saat diwawancarai Tribun, pemuda tersebut megaku kecewa dengan rencana renovasi Pelabuhan Babo itu.
Baca juga: Pelindo Regional 4 Fakfak Papua Barat akan Tata Pelabuhan Melalui SOP Baru
Baca juga: Perkuat Transparansi, KSOP IV Fakfak Pasang Autogate Pass di Pintu Masuk Pelabuhan
"Sudah bagus, tetapi saya tidak setuju dengan kata renovasi. Orang Babo minta dibangun pelabuhan baru, bukan sekadar diperbaiki," tutur pemuda tersebut saat diwawancarai Tribun, Jumat (11/4/2025).
Menurutnya, masyarakat Distrik Babo telah lama mengharapkan pembangunan pelabuhan baru yang layak dan aman, bukan hanya perbaikan sementara yang dinilai tidak menjawab kebutuhan jangka panjang.
Ia juga menilai bahwa rencana renovasi oleh Wakil Bupati Joko Lingara kepada kepala Dinas PUPR dan Perhubungan belum cukup kuat sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat.
"Mau urus rakyat jangan setengah-setengah," katanya.
Ia menyarankan, Pemkab Teluk Bintuni tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga proaktif melobi kementerian terkait guna mencari solusi kongkret atas persoalan infrastruktur yang sudah bertahun-tahun terbengkalai.
"Ini persoalan klasik dari pemerintah ke pemerintah. Tidak ada solusi. Padahal, sudah terjadi beberapa insiden di laut," ucapnya.
Lanjut dia, Pelabuhan Babo sebagai pintu utama aktivitas ekonomi, baik untuk Distrik Babo maupun wilayah lain di Kabupaten Teluk Bintuni.
Bahkan, Pelabuhan Babo juga mendukung operasional Genting Oil Kasuri yang baru saja meresmikan tiga sumur migas oleh Presiden Joko Widodo, serta PT Layar Nusantara Gas yang tengah bersiap memasuki tahap konstruksi.
"Orang Babo minta pemerintah hadir untuk melihat dengan sepenuh hati, bukan datang dengan kata renovasi," tegasnya.
Rencana renovasi Pelabuhan Babo ini mencuat ketika Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara menghadiri Musrembang di Distrik Babo.
Sementara itu, berdasarkan informasi ambruknya Pelabuhan Babo terjadi pada Kamis (25/1/2024).
(*)