Jumat, 15 Mei 2026

Info Teluk Bintuni

Kebocoran Pipa Proyek BWS Papua Barat Merusak Jalan Raya di Teluk Bintuni

kami sudah bertemu dengan pihak BWS Papua Barat di Manokwari. Jawaban dari mereka, kebocoran pipa itu segera diperbaiki

Tayang:
zoom-inlihat foto Kebocoran Pipa Proyek BWS Papua Barat Merusak Jalan Raya di Teluk Bintuni
Tribunpapuabarat.com/Syahrul Said Refideso
JALAN RUSAK - Jalan Raya Manimeri di Kampung Idut Kabupaten Teluk Bintuni mengalami kerusakan serius akibat kebocoran pipa proyek milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat. Dinas PUPR Teluk Bintuni memasang rambu peringatan di sekitar lokasi, Kamis, (14/5/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Ruas Jalan Raya Manimeri di depan Kampung Idut, Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni mengalami kerusakan serius.

Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh kebocoran pipa proyek milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat yang berada di bawah badan jalan.

Kerusakan terjadi pada jalan dua jalur yang selama ini menjadi akses utama masyarakat dan pengguna kendaraan di wilayah tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan badan jalan mulai ambles dan lapisan aspal terkelupas akibat tekanan air yang terus keluar dari bawah ke permukaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Teluk Bintuni, Jonater Nadeak, mengaku telah menindaklanjuti persoalan tersebut atas arahan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy. 

Baca juga: Jalan Rusak di Teluk Bintuni, Bus AMB Setop Beroperasi

Ia melakukan koordinasi langsung dengan pihak BWS Papua Barat di Manokwari.

“Jadi kami sudah bertemu dengan pihak BWS Papua Barat di Manokwari. Jawaban dari mereka, kebocoran pipa itu segera diperbaiki,” ujar Jonater saat ditemui wartawan, Kamis (14/05/2026).

Secara teknis, Jonater menerangkan bahwa aspal jalan tersusun dari campuran bitumen sebagai bahan pengikat serta agregat seperti batu pecah, pasir, dan filler yang diproses melalui sistem hotmix.

Material tersebut dirancang kuat, kedap air, dan mampu menahan beban kendaraan.

Namun, jika terus-menerus terpapar tekanan air dari bawah permukaan, struktur jalan berpotensi mengalami kerusakan serius hingga menyebabkan badan jalan ambles.

Baca juga: Terima Aspirasi Warga Soal Banjir di Teluk Bintuni, Asri Bangun Komunikasi dengan BWS Papua Barat

Ia menegaskan kerusakan jalan harus segera ditangani agar tidak semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna.

“Kami juga sudah memasang rambu-rambu peringatan di lokasi agar masyarakat yang melintas lebih berhati-hati sambil menunggu proses perbaikan dilakukan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berharap pihak BWS Papua Barat segera merealisasikan perbaikan pipa bocor tersebut agar kerusakan badan jalan tidak semakin meluas.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Idut, Muris Manuama, berharap kerusakan jalan segera diperbaiki.

Ia juga menyoroti minimnya penerangan di lokasi tersebut.

“Dulu jalan bagus, penerangan juga bagus,” ujarnya.

Masyarakat yang melintas di ruas Jalan Raya Manimeri diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari maupun saat hujan, karena kondisi jalan yang rusak dinilai cukup membahayakan pengguna kendaraan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved