Rabu, 22 April 2026

Berita Papua Barat

Ini Rencana Robert Hammar Usai Kepengurusan PAPPRI Papua Barat Dikukuhkan

Konsolidasi organisasi jadi yang pertama akan dilakukan. Kami harap secepatnya berlangsung agar kita bisa bentuk PAPPRI di enam kabupaten

Tayang:
Penulis: R Julaini | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto Ini Rencana Robert Hammar Usai Kepengurusan PAPPRI Papua Barat Dikukuhkan
TribunPapuaBarat.com/Rachmat Julaini
PAPPRI - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Papua Barat, Robert R.K. Hammar menyampaikan sambutan pasca pelantikan, Jumat (25/4/2025) malam. Ia memastikan segera membentuk kepengurusan cabang PAPPRI di enam kabupaten di Papua Barat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Papua Barat, Robert R.K. Hammar memastikan segera membentuk kepengurusan cabang PAPPRI enam kabupaten di Papua Barat.

Robert Hammar menyebut enam kabupaten [cabang PAPPRI] mencakup kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak dan kabupaten Kaimana.

Baca juga: Soal Royalti Bagi Pemusik, Ini Komentar Ketua Umum DPP PAPPRI Tony Wenas

"Konsolidasi organisasi jadi yang pertama akan dilakukan. Kami harap secepatnya berlangsung agar kita bisa bentuk PAPPRI di enam kabupaten," ujar Robert Hammar Jumat (25/4/2025) malam, pasca dilantik sebagai Ketua PAPPRI Papua Barat.

Ia menyebut sudah ada beberapa tokoh yang siap untuk mendukung pembentukan PAPPRI di enam kabupaten. 

Robert Hammar menyatakan sejumlah wakil bupati yang peduli akan seni bahkan siap menjadi ketua PAPPRI tingkat kabupaten.

"Yang paling siap itu Manokwari Selatan. Bahkan Manokwari saja belum," ungkapnya.

Baca juga: Kanwil Kemenkum Pabar Sambangi 3 Dinas di Bintuni, Upaya Meningkatkan Layanan Kekayaan Intelektual

Selain itu, pascapelantikan, PAPPRI Papua Barat akan melakukan pengkajian bagi musik di daerah.

Pengkajian itu disertai promosi musik tradisional melalui festival, workshop dan dokumentasi budaya.

Robert Hammar juga memastikan pihaknya akan memberi penguatan untuk mendukung perlindungan hukum karya cipta sesuai Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Selain itu, lanjut Hammar,  PAPPRI akan membangun ekosistem musik yang profesional dan inklusif. Hal itu dilakukan melalui pelatihan, pembinaan bakat, kolaborasi antar musisi, lintas generasi dan genre.

Baca juga: Berkarya untuk Nusantara, Elly Krey Buka Pelatihan Seni Ukir bagi Pelajar di Manokwari 

Ia mengakui, bahwa  pengurus PAPPRI Papua Barat saat ini juga merupakan aktivis di berbagai event daerah di bidang keagamaan maupun non keagamaan.

Event dimaksud [nantinya] akan sama seperti  Pesparawi, Pesparani bahkan MTQ.

Terakhir, Ia memastikan PAPPRI hadir untuk turut mendukung pemerintah daerah dalam pengembangan ekonomi kreatif dan apresiasi.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved