KNPI Teluk Bintuni Bagikan Puluhan Paket Bantuan di SD YPK Botay
DPD KNPI Teluk Bintuni ingin melihat secara langsung kondisi SD YPK Botay dan para siswa dan guru yang mengajar di sekolah tersebut.
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/DPD-KNPI-Teluk-Bintuni-membagikan-30-paket-bantuan-di-SD-YPK-Botay.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - DPD KNPI Teluk Bintuni membagikan 30 paket bantuan di SD YPK Botay Distrik Manimeri, Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (2/5/2025).
Ketua 'Kunjungan Kasih' itu, Salmon F Sraun, menyatakan puluhan paket tersebut berisi tas, buku, bulpen, dan bingkisan makanan gizi.
"Harapan saya, yang kami lakukan tidak sampai di sini saja, tetapi akan berkunjung ke daerah lain," katanya.
Tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan sentuhan langsung kepada siswa-siswi SD YPK Botay karena kondisi pendidikan di sana dinilai berjalan kurang baik.
Ketua KNPI Teluk Bintuni, Kenny Kindewara, menyebut kunjungan kasih yang digagas alumni STIPAN itu sekaligus untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025.
"Ini adalah momen penting pada hari Pendidikan Nasional. KNPI Teluk Bintuni berkolaborasi bersama alumni STIPAN, SKMA, PYCH, dan KPUD Teluk Bintuni," katanya.
Kenny dan kawan-kawan juga ingin melihat secara langsung kondisi SD YPK Botay dan para siswa dan guru yang mengajar di sekolah tersebut.
"Kegiatan ini untuk meningkatkan sumber daya manusia di Teluk Bintuni, khususnya anak-anak Papua di kampung Botay," ujarnya.
Baca juga: Disdukcapil Teluk Bintuni Buka Layanan di Sekolah, Bupati Harap Hingga Pesisir dan Pegunungan
| Musorma VI Ikatan Mahasiswa Supiori Digelar di Manokwari, Fokus Evaluasi dan Regenerasi Kepemimpinan |
|
|---|
| Bank Indonesia Persembahkan Gedung Modern untuk Papua Barat |
|
|---|
| Protes Penundaan Kompensasi Genting Oil, Marga Simuna Palang Akses Jalan di Distrik Sumuri |
|
|---|
| UNIPA-WWF Perkuat Kemitraan Strategis, Fokus pada Riset dan Pembangunan Berkelanjutan |
|
|---|
| AFP Papua Barat Gelar Seleksi Tahap Pertama, 150 Pemain Muda Berebut Tiket Menuju Timnas |
|
|---|