Berita Teluk Bintuni
IDI Teluk Bintuni Gelar Muscab, Yohanis Manibuy: Tantangan di Dunia Kesehatan Semakin Kompleks
"Kami sudah mencoba dan berusaha berkolaborasi dan peningkatan layanan kesehatan di Bintuni," pungkasnya.
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Idi-tb-3.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Teluk Bintuni menggelar musyawarah cabaang (Muscab) di Aula Evano Glacelia, Kampung Awarepi, Sabtu (3/5/2025).
Musyawarah itu mengusung tema "bersama mengabdi bersatu mewujudkan Kabupaten Teluk Bintuni sehat.
Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengatakan, dokter hadir dan berperan sebagai pemikir yang strategis sekaligus garda terdepan dalam sistem layanan kesehatan Indonesia.
Baca juga: IDI Papua Barat Gelar Kreatif Talk Show tentang Kesehatan Reproduksi di UNIPA
Baca juga: Menjelang HUT ke-124 Fakfak, Pemkab dan IDI Targetkan 70 Orang untuk Operasi Katarak Gratis
"Artinya, eksistensi dokter dan tenaga kesehatan tidak hanya dituntut untuk pelayanan maksimal di ruang-ruang praktek, tetapi juga dalam perumusan kebijakan dan edukasi masyarakat," kata Yohanis Manibuy dalam sambutannya.
Untuk itu lanjut Yohanis Manibuy, IDI hadir dalam merumuskan arah kebijakan kesehatan nasional dan daerah.
"Tentunya dengan memandang pentingnya peran IDI bagi pembangunan kesehatan masyarakat," ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Anisto juga mengapresiasi dokter se-Teluk Bintuni yang menyelenggarakan muscab sebagai forum tertinggi untuk membahas kelangsungan organisasi ke depan.
"Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk evaluasi program kerja masa kepemimpinan sebelumnya. Kemudian menjadi wadah yang demokratis untuk melaksanakan regenerasi kepemimpinan, menyusun program kerja strategis ke depan sesuai AD/ART," harapnya.
Anisto menambahkan, mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni menyampaikan terima kasih kepada dokter dan tenaga kesehatan yang selama ini telah memberikan dedikasi, dan pengabdian yang luar biasa dalam menjaga serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Tanah Sisar Matiti.
"Tentunya kita semua menyadari bahwa tantangan di bidang kesehatan semakin kompleks," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muscab IDI Teluk Bintuni Putra R Adin Rakbauw mengatakan, tema kegiatan tersebut mencerminkan semangat kolektif seorang dokter.
"Profesi ini bukan hanya soal keahlian medis, tetapi juga tentang pengabdian, persatuan dan tanggung jawab moral kepada masyarakat," jelasnya.
Ia menuturkan, muscab ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi merupakan tonggak penting untuk menentukan arah gerak IDI Cabang Teluk Bintuni ke depan.
Olehnya itu, Rahakbauw mengajak dokter se-Teluk Bintuni mengikuti muscab dengan semangat kebersamaan, memberikan saran dan pendapat yang membangun, serta menjadikan forum ini sebagai ruang untuk mempererat tali persaudaraan antar sejawat.