Selasa, 19 Mei 2026

Berita Manokwari

Trisep Kambuaya Minta Perluasan MBG di Manokwari Menyentuh Kelurahan Amban, Ini Alasannya

MBG di sekolah-sekolah khususnya di Manokwari, justru belum menyentuh semua wilayah distrik dan (kelurahan)

Tayang:
Penulis: R Julaini | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto Trisep Kambuaya Minta Perluasan MBG di Manokwari Menyentuh Kelurahan Amban, Ini Alasannya
istimewa via Humas DPR RI
DPR RI - Foto bersama pasca sosialisasi program MBG di Asrama Mahasiswa Sorong di Distrik Amban, Kabupaten Manokwari, Senin (2/6/2025). Anggota DPRK Manokwari, Trisep Kambuaya berhadap ada perluasan penerima program MBG khususnya masyarakat kelurahan Amban. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari Papua Barat, Trisep Kambuaya, mengharapkan program Makan Bergizi Gratis atau MBG juga menyentuh masyarakat kelurahan Amban.

Harapan itu disampaikan Trisep Kambuaya karena Ia menilai Kelurahan Amban Distrik Manokwari Barat sebagai pusat distribusi program MBG.

Ia menyatakan program MBG di sekolah-sekolah khususnya di Manokwari, justru belum menyentuh semua wilayah distrik dan (kelurahan).

"Program ini merupakan niat baik pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga harus menjangkau masyarakat dari kota hingga ke kampung-kampung," kata Trisep Kambuaya di Manokwari, Jumat (6/6/2025).

Baca juga: Apresiasi Perluasan MBG di Manokwari, Obet Ayok Rumbruren: Mendukung Indonesia Emas 2045

Sebelumnya, Trisep Kambuaya bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Arik Ayok Rumbruren dan Perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Muhammad Suhud mensosialisasikan bersama program MBG, Senin (2/6/2025) lalu.

Sosialisasi itu digelar di Asrama Mahasiswa Sorong di Distrik Amban. 

Tidak hanya mahasiswa Sorong yang hadir, turut hadir pula mahasiswa asal Kabupaten Sorong Selatan.

Menurut Trisep Kambuaya, meskipun sempat menjadi polemik, program MBG kini mendapat dukungan penuh berbagai pihak.

Dalam sosialisasi tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Arik Ayok Rumbruren, menyatakan program Makan Bergizi Gratis adalah inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Obet Rumbruren menegaskan pentingnya program pendidikan gratis dan kesehatan gratis bagi masyarakat di Papua.

"Perlu ada pemisahan alokasi dana APBN, APBD, dan dana khusus lainnya untuk pendidikan dan kesehatan secara jelas dan terarah," ungkapnya.

Baca juga: BPOM Manokwari Siap Terima Laporan dan Saran Soal Program MBG

Dalam sosialisasi yang sama, perwakilan BGN, Muhammad Suhud, menyatakan perlu dukungan masyarakat agar program MBG berjalan dengan baik.

Tujuan program MBG disebutnya meliputi peningkatan asupan dan pengetahuan gizi, pola makan sehat, peningkatan prestasi dan partisipasi siswa, pengurangan angka putus sekolah, serta pemanfaatan bahan pangan lokal dan peningkatan ekonomi UMKM.

Disisi lain, Muhammad Suhud, menyebutkan di Papua Barat, target pembangunan dapur mencapai 16 unit.

Saat ini, baru terdapat 4 unit yang dibangun dengan verifikasi ketat untuk menjaga standar keamanan pangan.

"Sisanya masih dalam tahap verifikasi," sebutnya.

Setiap dapur akan mempekerjakan 45- 50 relawan lokal dengan gaji harian.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved