Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih, Bupati Manokwari: Perlu Ada Perhatian Pada Operasional
"Target kami, semua Koperasi Merah Putih pada akhir bulan ini memiliki badan hukum," kata Hermus Indou, Sabtu (28/6/2025).
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Pemerintah-Kabupaten-Manokwari-mendukung-pembentukan-KMP.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Bupati Manokwari, Hermus Indou, telah memastikan langkah operasional dalam pembentukan dan pasca-peresmian Koperasi Merah Putih (KMP).
Pemerintah Kabupaten Manokwari menargetkan sosialisasi dan pembentukan KMP selesai pada akhir Juni 2025.
"Target kami, semua KMP pada akhir bulan ini memiliki badan hukum," kata Hermus Indou, Sabtu (28/6/2025).
Ia menyatakan notaris di Kabupaten Manokwari selama ini sangat membantu pembentukan badan hukum KMP.
Ia memastikan biaya pembentukan badan hukum bagi KMP merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.
Baca juga: Dialog Bersama di Papua Barat, Wamen Koperasi: Setiap KMP Dapat Plafon Pinjaman Rp 3 Miliar
"Ini komitmen pemerintah kabupaten untuk memastikan program unggulan Presiden Prabowo Subianto bisa terwujud 100 persen di Kabupaten Manokwari," ujar Hermus Indou.
Hanya, menurutnya, perlu ada perhatian terhadap operasional Koperasi Merah Putih.
Ia menilai target pembentukan di semua daerah di Indonesia bisa saja terlaksana.
"Untuk mengembangkan koperasi itu jadi koperasi yang produktif, butuh banyak faktor," kata Hermus Indou.
Faktor itu antara lain kesiapan SDM dan potensi ekonomi lokal.
Selain itu, ia menilai fokus bisnis Koperasi Merah Putih perlu dijalankan bertahap.
Hermus mencontohkan KMP dapat memulai bisnis dengan simpan pinjam, disusul pengembangan toko sembako hingga berakhir pada penyuplaian gas.
Baca juga: Akhir Juli, Dominggus Mandacan Targetkan 824 Koperasi Merah Putih se-Papua Barat Punya Badan Hukum
Untuk pembiayaan, Hermus Indou menyatakan Pemerintah Kabupaten Manowari akan mendukung dari sisi lain seperti teknis maupun pendampingan.
Sebab, pembiayaan KMP akan mengandalkan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) maupun bank.
"Kalau itu (pendampingan daerah) memerlukan dana, nanti kami siapkan. Kami akan menunggu arahan pemerintah pusat supaya tahu Pemda se-Indonesia ini bisanya mendukung pembiayaan dari sisi mana," ujar Hermus Indou.
| Bupati Hermus Indou Tegaskan Renstra 2025-2029 Jadi Pedoman Pembangunan Manokwari |
|
|---|
| Bupati Yohanis Manibuy Kawal Pembangunan 7 Titik Koperasi Merah Putih di Teluk Bintuni |
|
|---|
| Danrem 182/JO Ikuti Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI |
|
|---|
| Sarana Pendidikan Minim, Kepala SMPN 27 Manokwari Minta Perhatian Pemda Lewat DPRK |
|
|---|
| Komisi IV DPRK Manokwari Cek Pengadaan Meubelair Sekolah terkait LKPJ Bupati 2025 |
|
|---|