Berita Manokwari
1.095 Peserta Ikut Seleksi Lokal Masuk UNIPA
Prof Jhonni juga menjelaskan bahwa dari total peserta, kemungkinan besar sekitar 1.000 orang akan diterima melalui jalur lokal ini
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Maba-unipa-29.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Universitas Papua (UNIPA) menggelar seleksi lokal sebagai jalur terakhir penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026.
Sebanyak 1.095 peserta mengikuti tes secara serentak yang dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota di Wilayah Papua.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIPA, Prof Jhonni Marwa, menyampaikan bahwa seleksi lokal ini merupakan tahap terakhir dari seluruh proses penerimaan mahasiswa baru UNIPA.
Baca juga: UNIPA dan Kemenkum Beri Pemahaman Pendaftaran Desain Industri ke Mahasiswa: Supaya Ide Tak Dicuri
Baca juga: FKIP UNIPA Gelar Seminar Nasional Bahas Budaya, Teknologi Digital, dan AI dalam Pembelajaran
“Total peserta yang terdaftar sebanyak 1.095 orang, berasal dari 14 kabupaten dan kota di Papua,” ujar Prof Jhonni yang juga sebagai Plt. Dekan FKIP UNIPA.
Pelaksanaan seleksi dilakukan di beberapa lokasi, yakni Manokwari, Fak-Fak, Jayapura, Biak, Teluk Bintuni, Sorong, dan Nabire.
Prof Jhonni mengatakan manokwari menjadi lokasi dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu sekitar 782 orang.
“Ujian dilaksanakan di sejumlah fakultas di UNIPA, seperti Fakultas Pertanian, Matematika dan Ilmu Pendidikan, Perikanan dan Ilmu Kelautan, Ekonomi, serta Kehutanan," ujarnya.
Dikatakannya, setiap ruangan diisi oleh 20 hingga 30 peserta.
Plt Dekan FKIP UNIPA itu juga mengatakan bahwa tes seleksi ini akan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIT, dengan materi meliputi pengetahuan umum, seperti matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan mata ujian lainnya dalam satu paket soal.
"Pantauan di lapangan menunjukkan masih ada beberapa peserta yang belum hadir atau tidak mengikuti ujian, dan jumlah pastinya akan diketahui setelah rekapitulasi selesai dilakukan siang ini," Jelas Prof. Jhonni.
Prof Jhonni juga menjelaskan bahwa dari total peserta, kemungkinan besar sekitar 1.000 orang akan diterima melalui jalur lokal ini.
Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa jumlah tersebut akan melengkapi 1.433 mahasiswa baru yang sebelumnya telah diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), dan jalur sesama.
“UNIPA tahun ini membuka kuota penerimaan mahasiswa baru sebanyak 2.500 hingga 3.000 orang, sehingga masih tersedia sekitar 1.000 slot yang akan diisi melalui seleksi lokal ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa beberapa program studi sudah memenuhi kuota dari jalur sebelumnya, namun masih ada program studi lain yang memerlukan tambahan mahasiswa.
Dikatakannya, seleksi lokal hanya dibuka satu gelombang karena seluruh proses penerimaan harus diselesaikan sebelum 31 Juli 2025.
Sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.“Penerimaan ini juga mempertimbangkan kebutuhan dari masing-masing program studi," pungkasnya.
(*)