Berita Papua Barat
Torang Creative and Ecotourism Festival 2024, Upaya BI Papua Barat Dukung Pertumbuhan Ekonomi
UMKM yang tembus proses kurasi dan dinilai berpotensi naik kelas, kemudian mengikuti peningkatan kapasitas yang dipromotori BI Papua Barat.
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Libertus Manik Allo
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua Barat akan menyelenggarakan Torang Creative and Ecotourism Festival 2024, pada Sabtu sampai Minggu, (18-19/5/2024).
Festival bertajuk “The Spirit of Tanah Papua: Fostering Inclusive Growth, Promoting Creative Economy and Sustainable Tourism”, akan digelar di lapangan kantor Walikota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Kepala Kantor Perwakilan BI Papua Barat Setian mengungkapkan, festival ini merupakan Strategic Flagship Program (SFP) dalam rangka memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Baca juga: Ali Baham Temongmere Ajak BI Papua Barat Kolaborasi Jaga Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Baca juga: BI Papua Barat Proyeksi Kebutuhan Uang Tunai Naik Dibanding 2023, Siapkan Uang Layak Edar Rp 695 M
Sekaligus mengoptimalkan peran dan kontribusi Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua Barat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya UMKM dan perluasan akses keuangan digital.
Total ada 50 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang akan memamerkan produk unggulannya di Torang Creative and Ecotourism Festival 2024. Terdiri dari 18 UMKM dari Papua Barat dan 32 UMKM dari Papua Barat Daya.
“Festival ini sebenarnya adalah puncak dari beberapa kegiatan yang dilakukan BI terhadap UMKM di kedua provinsi ini. Tahun depan festivalnya akan digelar di Manokwari,” ungkap Setian dalam jumpa pers di Swiss-Belhotel Manokwari, Papua Barat, Rabu (15/5/2024).
Ia mengaku, pada awalnya ada 180 UMKM pangan maupun non-pangan yang melewati proses kurasi, di antaranya 113 UMKM dari Provinsi Papua Barat dan 67 UMKM dari Provinsi Papua Barat.
UMKM yang tembus proses kurasi dan dinilai berpotensi naik kelas, kemudian mengikuti peningkatan kapasitas yang dipromotori BI Papua Barat.
Setian menyebut, setelah dibekali dengan pembinaan seperti digital marketing dan kewirausahaan, ke-50 pelaku UMKM tersebut diberikan panggung untuk mempromosikan produknya melalui Torang Creative and Ecotourism Festival 2024.
“Festival ini juga sebenarnya mempersiapkan UMKM road to event nasional yang diselenggarakan Bank Indonesia, seperti diikutkan dalam seleksi KKI (Karya Kreatif Indonesia),” jelasnya.
Ia mengatakan, UMKM Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya juga berpotensi diikutsertakan dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan FESyar atau Festival Ekonomi Syariah
Torang Creative and Ecotourism Festival 2024 juga bertujuan meningkatkan peluang pembiayaan UMKM melalui bussines matching dengan perbankan.
Selain itu, ucapnya, BI juga ingin meningkatkan sistem pembiayaan digital. Sehingga, transaksi selama Torang Creative and Ecotourism Festival 2024 pun didorong secara non-tunai melalui QRIS.
Dalam kesempatan yang sama, akan diluncurkan desa wisata QRIS peduli inflasi, yakni di Kampung Marsi, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, dan Kampung Malaumkarta, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.
Kedua kampung tersebut secara kontinu akan dibina untuk berkembang digitalisasi melalui penggunaan QRIS.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.