Sejumlah Toko di Fakfak Setop Sediakan Kantong Plastik Gratis
Irmayanti tak keberatan kalau harus membawa kantong plastik dari rumah atau membeli goodie bag untuk memuat belanjaan.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Selebaran-informasi-berisi-instruksi-pemberhentian-penyediaan-kantong-plastik.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Sejumlah toko di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mulai menghentikan penyediaan kantong plastik secara gratis.
Ini dilakukan bertujuan untuk menekan turun produksi sampah plastik sekali pakai oleh warga Fakfak.
Pantauan TribunPapuaBarat.com Jumat (3/10/2025), di Toko Agora Wagom, para pembeli ataupun konsumen membawa kantong plastik secara mandiri ataupun memakai goodie bag.
Dalam selebaran informasi yang tertempel tertulis jelas, kebijakan pembatasan pengggunaan kantong plastik pada sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Fakfak sesuai dengan Surat Edaran Bupati Fakfak Nomor 600.4.15/703 Tahun 2025.
Pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai tersebut diberlakukan sejak 1 Oktober 2025.
Baca juga: Pemkab Fakfak Papua Barat Gencarkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Pusat Perbelanjaan
Warga Respons Positif
Sejumlah warga Fakfak merespons positif kebijakan pembatasan penggunaan kantong plastik tersebut.
"Kitong (kita) mendukung, bahkan kalau mau bilang Fakfak sudah terlambat baru di masa kepemimpinan Bapak Samaun kebijakan seperti ini diambil," ujar warga bernama Irmayanti kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak.
Irmayanti tak keberatan kalau harus membawa kantong plastik dari rumah atau membeli goodie bag untuk memuat belanjaan.
"Kota-kota lain di luar Fakfak itu sudah lama memberlakukan barang-barang (soal) seperti ini," tuturnya.
Ia berharap pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai di sejumlah toko mampu menyadarkan masyarakat agar bijak menggunakan kantong plastik.
"Kantong plastik kan bisa dipakai berulang. Jangan karena belanja di toko gratis kantong plastik, kita juga jadi seenaknya sehingga sampah jadi menumpuk," katanya.
Ia berharap kebijakan tersebut diberlakukan secara lebih luas di pertokoan yang besar di Kabupaten Fakfak.(*)
| Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Polda Papua Barat Matangkan Persiapan 811 Personel Pengamanan Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Bupati Fakfak Apresiasi Dukungan Kementan RI atas Perluasan Lahan Pala 1.000 Hektare |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|