Paskah 2026
Paskah Menegaskan Kematian Bukan Akhir, Pastor Leonardus: Hidup Menang atas Maut
Paskah menegaskan bahwa kematian bukan akhir. Kebangkitan Yesus menjadi simbol bahwa kehidupan menang atas maut
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/pastor-muda-di-FF.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – Dalam momentum Hari Raya Paskah 2026, Pastor Leonardus Laratmase, menyampaikan doa dan harapan bagi umat Katolik, khususnya di Paroki Santo Yoseph Fakfak, Papua Barat.
“Untuk umat Paroki Santo Yoseph Fakfak, saya menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Paskah,” ucap Pastor Leonardus, Minggu (5/4/2026).
Ia berharap, kebangkitan Kristus menjadi sumber pembaruan hidup dan kemanusiaan setiap individu. “Semoga bersama Kristus, kita bangkit dan memperbaharui hidup kita,” tambahnya.
Baca juga: Umat Katolik Fakfak Hayati Vigili Paskah dalam Nuansa Sederhana dan Penuh Iman
Pastor muda tersebut menegaskan, makna Paskah adalah kemenangan atas kematian, pengharapan baru, pengorbanan, serta kasih yang membawa pembaruan hidup.
“Paskah menegaskan bahwa kematian bukan akhir. Kebangkitan Yesus menjadi simbol bahwa kehidupan menang atas maut,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyebut Paskah sebagai pengharapan baru, karena memberi keyakinan akan kehidupan kekal serta kekuatan menghadapi tantangan hidup.
“Paskah juga tidak terlepas dari peristiwa penyaliban, yang melambangkan kasih besar dan pengorbanan demi keselamatan manusia,” ujarnya.
Pastor Leonardus Laratmase
Paroki Santo Yoseph Fakfak
Paskah 2026
umat Katolik
doa dan harapan
Kabupaten Fakfak
Papua Barat
| Obor dan Lagu Pujian Semarakkan Pawai Paskah Jemaat GKI Ebenhazer Teluk Bintuni |
|
|---|
| Terang Kebangkitan Yesus Kristus dari Fakfak, Umat Kristiani Khidmat Ikuti Pawai Obor |
|
|---|
| FKUB Fakfak Sampaikan Pesan Damai di Momentum Paskah 2026 |
|
|---|
| Umat Katolik Fakfak Hayati Vigili Paskah dalam Nuansa Sederhana dan Penuh Iman |
|
|---|
| Uskup Hilarion Datus Lega Pimpin Ibadah Jumat Agung di Fakfak, Gaungkan Toleransi |
|
|---|