Info Fakfak
Bekas Ludah Pinang Jadi Pemandangan Sehari-hari di Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak
Makan atau kunyah pinang adalah budaya orang Papua, tetapi buang ludah sembarangan jelas bukan budaya Papua
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/ludah-pinang-di-pasar-ff.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Pemandangan bekas ludah pinang masih menjadi hal yang lazim di Pasar Rakyat Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Pantauan Tribunpapuabarat.com pada Senin (18/5/2026) menunjukkan sisa ludah pinang, baik yang baru maupun lama, terlihat di sejumlah titik mulai dari lapak dagangan hingga tangga pasar.
Salah seorang pengunjung pasar, Adolina Kandesi, mengaku terganggu dengan kondisi tersebut.
“Kami sangat terganggu sebetulnya, tapi apa boleh buat, ini sudah menjadi hal biasa,” ujarnya.
Adolina menilai kebiasaan membuang ludah pinang sembarangan menimbulkan kesan jorok.
“Makan atau kunyah pinang adalah budaya orang Papua, tetapi buang ludah sembarangan jelas bukan budaya Papua,” tegasnya.
Ia berharap pengunjung maupun pedagang dapat menjadi teladan dengan menjaga kebersihan serta mematuhi aturan tata tertib pasar.
Baca juga: Sindikat Judi Togel Papua Barat Disinyalir Merangsek hingga Pasar Thumburuni Fakfak
“Termasuk menjaga lingkungan pasar tetap bersih, tenteram, aman, dan nyaman,” katanya.
Selain itu, Adolina juga menyarankan adanya petugas kebersihan khusus yang ditugaskan untuk membersihkan lingkungan pasar, termasuk bekas ludah pinang.
“Ini pasar kitong (kita) yang punya, maka dari itu sudah pasti harus sama-sama jaga,” tandasnya.
Senada dengan itu, pengunjung lainnya, Arifin, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi kebersihan pasar.
“Menurut saya ini jorok kalau dibiarkan begitu saja. Harus ada perhatian, jangan sampai pasar kesannya tidak bisa bersih. Semua itu kembali ke diri kita masing-masing,” ucapnya.
Arifin juga menyoroti adanya coretan uang di dinding pasar.
“Kan sudah ada CCTV, harus ada penindakan secara tegas,” pintanya.
| Warga Fakfak Borong Alat Kebutuhan Dapur Serba Rp12.000 di RTH Ma'ruf Amin |
|
|---|
| Mahasiswa Polinef Hadirkan Inovasi untuk Papua Barat, dari Aplikasi AI hingga Energi Terbarukan |
|
|---|
| Viral Oknum Anggota DPRD Fakfak Digerebek: TR dan DR Kompak Bantah Tuduhan Perselingkuhan |
|
|---|
| Gempa Magnitudo 6,7 di Utara Tanimbar Terasa Hingga Fakfak |
|
|---|
| Anggota DPRD Fakfak Digerebek, Diduga Jalin Hubungan Terlarang dengan Oknum Bidan |
|
|---|