Rabu, 3 Juni 2026

Info Fakfak

Samaun Dahlan: Pemda dan Masyarakat Fakfak Siap Sambut Kedatangan Jacket UBA UCC Tangguh

percepatan proyek Tangguh UCC diharapkan dapat menjadikan Fakfak sebagai daerah penghasil, bukan sekadar daerah terdampak

Tayang:
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto Samaun Dahlan: Pemda dan Masyarakat Fakfak Siap Sambut Kedatangan Jacket UBA UCC Tangguh
Tribunpapuabarat.com/Aldi Bimantara
PEMDA FAKFAK - Bupati Fakfak, Samaun Dahlan saat menyampaikan imbauan kepada masyarakat Fakfak jelang kedatangan Jacket UBA UCC Tangguh, Sabtu (23/5/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Pemerintah bersama masyarakat kabupaten Fakfak Papua Barat  menyambut Jacket UBA UCC Tangguh yang dijadwalkan tiba di Fakfak dalam waktu dekat.

Terkait persiapan penyambutan, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar mendukung kedatangan Jacket UBA UCC Tangguh tersebut.

Imbauan disampaikan oleh Bupati melalu media pers di Fakfak termasuk Tribunpapuabarat.com, di Fakfak, Sabtu (23/5/2026).

Bupati Samaun menekankan agar dukungan masyarakat tidak hanya datang dari wilayah Arguni, Tomage, Andamata, maupun Kokas, tetapi juga dari seluruh daerah mulai Wamosan hingga Karas Pulau Tiga.

“Harapan saya, semua mendukung rencana kegiatan reep yang akan dipasang di Arguni demi kemajuan Fakfak,” ujarnya.

Baca juga: Mengenal Jacket Proyek Tangguh Ubadari: Fondasi Raksasa Energi di Laut Fakfak

Menurutnya, percepatan proyek Tangguh UCC diharapkan dapat menjadikan Fakfak sebagai daerah penghasil, bukan sekadar daerah terdampak.

Ia juga menginformasikan bahwa kontraktor K3S Blok Gaea I dan Blok Gaea II telah melakukan pertemuan dengan SKK Migas dan Pemerintah Daerah, serta meminta izin kepada lembaga kultur dan masyarakat adat.

“Jika restu sudah diberikan, maka pekerjaan siap dilakukan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Jacket atau struktur anjungan lepas pantai pertama untuk proyek Tangguh UCC telah rampung difabrikasi di Karimun, Kepulauan Riau, dan diberangkatkan menuju perairan Fakfak.

Jacket UBA memiliki berat 994 metrik ton dengan total pengerjaan mencapai 357.600 jam.

Rute pelayaran menempuh jarak sekitar 5.800 km dari Karimun menuju wilayah operasi Fakfak, Papua Barat.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved