Berita Fakfak
Pemkab Fakfak Jalin Kerjasama Pengelolaan Ekstrak Pala dengan Perusahaan Prancis
Lanjut Widhi Asmorojati, bahan baku minyak atsiri dari Pala Fakfak atau Tomandin ini akan bernilai ekspor.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/widhi-asmorojati-2024-ok.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak menggandeng perusahaan asal Prancis untuk memproduksi wine dari pala.
Itu disampaikan Plt Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmorojati kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak Papua Barat, Jumat (2/2/2024).
"Hasil Pala dari daging Pala lalu biji Pala termasuk fulinya akan disuling menjadi minyak atsiri. Dari minyak atsiri ini akan dijadikan bahan baku untuk produksi wine," jelasnya.
Baca juga: Paulus Waterpauw Pimpin Kampanye Akbar Partai Golkar di Kota Pala
Baca juga: Lewat Program Ekstensifikasi, Disbun Fakfak Fokus Perluasan Tanaman Pala
Widhi Asmorojati mengatakan, saat ini prosesnya masih dibantu lembaga mitra bersama Dinas Perkebunan Fakfak.
"Pada prinsipnya, kami menegaskan wine ini tidak akan diproduksi dan dijual atau diedarkan di Kabupaten Fakfak," tegasnya.
Lanjut Widhi Asmorojati, bahan baku minyak atsiri dari Pala Fakfak atau Tomandin ini akan bernilai ekspor.
"Dari hasil komunikasi, sejauh ini ada buyer bahkan mitra yang telah difasilitasi oleh Yayasan Kaleka dari Perancis yang akan datang ke Fakfak untuk melihat perkembangan hilirisasi Pala, termasuk produk turunannya," bebernya.
Ia menambahkan, tahu ini, Yayasan Kaleka juga telah menyatakan kesiapannya untuk membantu Pemkab Fakfak membangun dua rumah industri.
Rumah industri itu setara dengan standar SOP dalam proses pengoperasian bersama instrumen mesin, untuk produksi minyak atsiri.
"Tentu kita berharap daging Pala yang selama ini terbuang, bahkan hitungannya bisa mencapai jutaan ton akan bisa dimanfaatkan dalam menghasilkan minyak atsiri," jelasnya.
Sehingga meskipun presentasenya kecil, tetapi ini menjadi harapan, termasuk dalam jaminan kelestarian lingkungan, jaminan pemanfaatan komoditi unggulan daerah mulai dari daging Pala, biji Pala dan bunga Pala.
Sekadar diketahui, tak hanya produksi wine dan vodka, Dinas Perkebunan Fakfak juga menyebutkan perusahaan Perancis tersebut tertarik dalam pengembangan minyak atsiri untuk produk parfum Pala.
(*)