Respons UPBU Bandara Rendani Soal Keluhan Keamanan dan Pengambilan Bagasi
UPBU Rendani Manokwari diminta untuk meningkatkan keamanan dengan memeriksa semua penumpang pesawat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Forum-Konsultasi-Publik-UPBU-Kelas-II-Rendani-Manokwari.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kantor UPBU Kelas II Rendani Manokwari, Papua Barat, menggelar Forum Konsultasi Publik 'Standar Pelayanan Jasa Kebandaraan', Senin (8/12/2025) sore.
Kepala Kantor Bandara Rendani, Herman Sujito, mengatakan kegiatan ini untuk mengevaluasi pelayanan Bandara kepada mitra kerja, pengguna jasa penerbangan, hingga masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, beberapa mitra sekaligus pengguna transportasi udara, memberikan sejumlah masukan.
Antara lain meminta UPBU Rendani Manokwari untuk meningkatkan keamanan dengan memeriksa semua penumpang pesawat tanpa kecuali.
Merespons masukan itu, Herman Sujito, mengatakan semestinya, sesuai aturan, pemeriksaan berlaku terhadap semua penumpang pesawat, kecuali presiden dan wakil presiden.
"Di sini, karena kearifan lokal, faktor kekerabatan dan kenal (kadang-kadang ada penumpang yang tidak diperiksa). Kami akan benahi itu," katanya.
Baca juga: Bupati Manokwari Bertemu Dirjen Perhubungan Udara Bahas Pengembangan Bandara Rendani
Selain itu, ada peserta forum yang mengeluhkan lamanya pengambilan bagasi.
Herman pun mengakui hal tersebut lantaran keterbatasan ruang kedatangan.
"Kami minta maaf (ruang kedatangan kecil). Hanya itu yang kami punya, namun tetap menjadi atensi kami," kata Herman Sujito.
Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir ruangan kedatangan penuh lantaran kedatangan pesawat ke Bandara Rendani cukup berdekatan.
Situasi ini, ucapnya, dampak dari cuaca buruk beberapa waktu terakhir sehingga jadwal penerbangan berubah.
"Kami meminta maskapai untuk mengatur jadwal penerbangan agar tidak terlalu berdekatan," kata Herman Sujito.
Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rendani, Aryoko, mengatakan hal senada.
Menurutnya, ada kenaikan okupansi hingga 221 persen sepanjang 2024 daripada okupansi ideal Bandara Rendani.
Ia menyebut okupansi ideal Bandara Rendani adalah 205.357 penumpang, tetapi okupansi sepanjang 2024 mencapai 453.914 penumpang.
| Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Polda Papua Barat Matangkan Persiapan 811 Personel Pengamanan Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|
| PLN UP3 Manokwari Siagakan 125 Personel, Pastikan Listrik Aman Selama Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|