Sabtu, 13 Juni 2026

Respons UPBU Bandara Rendani Soal Keluhan Keamanan dan Pengambilan Bagasi

UPBU Rendani Manokwari diminta untuk meningkatkan keamanan dengan memeriksa semua penumpang pesawat

Tayang:
zoom-inlihat foto Respons UPBU Bandara Rendani Soal Keluhan Keamanan dan Pengambilan Bagasi
Tribunpapuabarat.com/Tarsisius Sutomo
KONSULTASI PUBLIK - Kepala Kantor Bandara Rendani, Herman Sujito (tengah). Kantor UPBU Kelas II Rendani Manokwari, Papua Barat, menggelar Forum Konsultasi Publik 'Standar Pelayanan Jasa Kebandaraan', Senin (8/12/2025) sore. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kantor UPBU Kelas II Rendani Manokwari, Papua Barat, menggelar Forum Konsultasi Publik 'Standar Pelayanan Jasa Kebandaraan', Senin (8/12/2025) sore.

Kepala Kantor Bandara Rendani, Herman Sujito, mengatakan kegiatan ini untuk mengevaluasi pelayanan Bandara kepada mitra kerja, pengguna jasa penerbangan, hingga masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa mitra sekaligus pengguna transportasi udara, memberikan sejumlah masukan.

Antara lain meminta UPBU Rendani Manokwari untuk meningkatkan keamanan dengan memeriksa semua penumpang pesawat tanpa kecuali.

Merespons masukan itu, Herman Sujito, mengatakan semestinya, sesuai aturan, pemeriksaan berlaku terhadap semua penumpang pesawat, kecuali presiden dan wakil presiden.

"Di sini, karena kearifan lokal, faktor kekerabatan dan kenal (kadang-kadang ada penumpang yang tidak diperiksa). Kami akan benahi itu," katanya.

Baca juga: Bupati Manokwari Bertemu Dirjen Perhubungan Udara Bahas Pengembangan Bandara Rendani

 

Selain itu, ada peserta forum yang mengeluhkan lamanya pengambilan bagasi.

Herman pun mengakui hal tersebut lantaran keterbatasan ruang kedatangan.

"Kami minta maaf (ruang kedatangan kecil). Hanya itu yang kami punya, namun tetap menjadi atensi kami," kata Herman Sujito.

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir ruangan kedatangan penuh lantaran kedatangan pesawat ke Bandara Rendani cukup berdekatan.

Situasi ini, ucapnya, dampak dari cuaca buruk beberapa waktu terakhir sehingga jadwal penerbangan berubah.

"Kami meminta maskapai untuk mengatur jadwal penerbangan agar tidak terlalu berdekatan," kata Herman Sujito.

Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara Rendani, Aryoko, mengatakan hal senada.

Menurutnya, ada kenaikan okupansi hingga 221 persen sepanjang 2024 daripada okupansi ideal Bandara Rendani.

Ia menyebut okupansi ideal Bandara Rendani adalah 205.357 penumpang, tetapi okupansi sepanjang 2024 mencapai 453.914 penumpang.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved