Serap Produksi Ikan Manokwari, Program MBG Diharapkan Terus Bergulir
“Permintaan ikan meningkat karena kebutuhan Program MBG. Ini jelas memberikan dampak positif bagi pedagang ikan,” kata Elia Mnsen
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ketua-Pasar-Ikan-Sanggeng-Manokwari-Elia-Mnsen-Sabtu-13122025.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Pasar Ikan Sanggeng, Elia Mnsen, mengatakan penerapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Manokwari berdampak positif bagi nelayan dan pedagang ikan.
Sejak ada program MBG, terjadi peningkatan aktivitas pembelian ikan oleh petugas dapur MBG yang menyiapkan makanan bagi para penerima manfaat.
“Petugas dapur MBG biasanya datang langsung membeli ikan di Pasar Sanggeng. Ini tentu sangat membantu para nelayan dan pedagang ikan,” ujar Elia Mnsen di Pasar Ikan Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu (13/12/2025).
Menurutnya, pembelian ikan dalam jumlah besar untuk kebutuhan MBG menyerap volume ikan yang cukup signifikan.
Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada peningkatan pendapatan nelayan serta perputaran ekonomi pedagang ikan di pasar.
Baca juga: Menjelang Nataru, Harga Ikan Naik Hampir 200 Persen di Pasar Sanggeng Manokwari
Peningkatan permintaan ikan di pasar, ucapnya, tidak terlepas dari kebutuhan bahan pangan bergizi untuk menu Program MBG.
“Permintaan ikan meningkat karena kebutuhan MBG. Ini jelas memberikan dampak positif bagi pedagang ikan,” katanya.
Meski demikian, Elia Mnsen mengingatkan agar pengelolaan dan penyajian makanan dalam program MBG profesional dan penuh tanggung jawab, terutama terkait kebersihan dan kualitas bahan makanan.
“Penyediaan makan harus baik dan bertanggung jawab supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan pada siswa-siswi,” katanya.
Ia berharap Program MBG terus bergulir sambil memperhatikan standar keamanan pangan dan menggunakan produk lokal.
| Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Polda Papua Barat Matangkan Persiapan 811 Personel Pengamanan Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|
| PLN UP3 Manokwari Siagakan 125 Personel, Pastikan Listrik Aman Selama Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|