Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Manokwari

Manokwari "Memanas" Harga Cabai di Pasar Wosi Tembus Rp120 Ribu per Kilogram 

Antusiasme warga Manokwari untuk berbelanja kebutuhan Nataru diperkirakan akan terus meningkat hingga puncak perayaan

Tayang:
zoom-inlihat foto Manokwari "Memanas" Harga Cabai di Pasar Wosi Tembus Rp120 Ribu per Kilogram 
Tribunpapuabarat.com/Matius Pilamo Siep
PASAR WOSI - Aktivitas pedagang di Pasar Wosi Manokwari, Senin (15/12/2025). Sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan harga menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Harga cabai di Pasar Wosi, Manokwari Papua Barat mengalami lonjakan signifikan pada minggu kedua Desember 2025 atau menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kondisi ini mencerminkan tren musiman yang kerap terjadi setiap akhir tahun, ketika permintaan masyarakat meningkat tajam.

Informasi yang dihimpun Tribunpapuabarat.com, bahwa sejak awal Desember 2025, harga cabai kecil naik dari Rp 90.000 menjadi Rp 110.000–Rp 120.000 per kilogram. 

Cabai keriting juga mengalami kenaikan dari Rp 50.000 menjadi Rp 70.000 per kilogram.

Sementara itu, bawang merah yang sebelumnya dijual Rp 55.000–Rp 60.000 kini tembus Rp 70.000 per kilogram.

Menurut Risna, salah satu pedagang di Stan Jamal Pasar Wosi, kenaikan harga terjadi bertahap seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat.

“Permintaan terus naik menjelang hari raya, sehingga harga ikut menyesuaikan,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

Baca juga: Harga Cabai Makin Pedas di Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak

Meski harga cabai dan bawang merah melonjak, sejumlah komoditas lain masih stabil. 

Misalnya, tomat dan bawang putih di Pasar Wosi belum menunjukkan perubahan harga menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Dari sisi aktivitas pasar, geliat transaksi mulai terasa sejak awal Desember.

Antusiasme warga Manokwari untuk berbelanja kebutuhan Nataru diperkirakan akan terus meningkat hingga puncak perayaan.

 “Biasanya satu minggu sampai tiga hari menjelang Natal, pasar semakin padat seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Risna menambahkan.

Kenaikan harga cabai dan bawang merah ini menjadi indikator tekanan inflasi musiman di sektor pangan.

Lonjakan permintaan jelang Nataru mendorong harga komoditas strategis, sehingga pasar Wosi kembali menjadi barometer utama dinamika ekonomi lokal di Manokwari.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved