Mudik Lebaran 2026
Basarnas Manokwari Siagakan Personel dan Peralatan SAR Hadapi Angkutan Lebaran 2026
Fungsi Basarnas adalah menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat, terutama dalam pelaksanaan transportasi selama angkutan Lebaran
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/kakansar-Mkw-soal-lebaran-2026.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari menyiagakan personel serta berbagai peralatan SAR untuk mengantisipasi potensi kondisi darurat selama masa angkutan Lebaran 2026 di wilayah Papua Barat.
Kepala Kantor Basarnas Manokwari, Yefri Sabaruddin, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi Basarnas sebagai perwakilan negara di daerah dalam menjamin keselamatan masyarakat, khususnya saat mobilitas transportasi meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Ini merupakan agenda rutin. Fungsi Basarnas adalah menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat, terutama dalam pelaksanaan transportasi selama angkutan Lebaran,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Ia mengatakan bahwa Basarnas Manokwari menyiagakan personel di sejumlah posko pengawasan angkutan Lebaran.
Selain posko induk Basarnas, personel juga bergabung dengan posko terpadu milik instansi lain untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan darurat.
Salah satu lokasi yang menjadi fokus adalah Bandara Rendani Manokwari, mengingat potensi kerawanan di transportasi udara.
"Personel juga ditempatkan di posko induk Operasi Ketupat Mansinam 2026 di Polda Papua Barat, serta di pelabuhan dan dermaga di Manokwari, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, hingga jalur pesisir yang menjadi rute transportasi laut masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Rendani Manokwari Resmi Beroperasi
Selanjutnya untuk mendukung kesiapsiagaan, Basarnas menyiagakan kapal SAR di Pelabuhan Cokran Manokwari guna mengantisipasi potensi darurat di jalur pelayaran masyarakat, termasuk rute Manokwari–Numfor, Biak, Teluk Wondama, hingga Sorong.
"Selain kapal SAR, tersedia pula perahu karet (RIB) dan speed boat yang siap digunakan selama 24 jam," kata Yefri.
Tidak hanya di laut, Basarnas juga menyiapkan kendaraan operasional dengan peralatan penyelamatan darat, termasuk alat ekstrikasi untuk menangani kecelakaan kendaraan yang terjepit atau insiden lain yang membutuhkan evakuasi khusus.
“Peralatan ekstrikasi ini digunakan jika terjadi kecelakaan seperti mobil jatuh atau pengendara terjepit, sehingga evakuasi dapat dilakukan dengan cepat,” jelas Yefri.
Yefri mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat menggunakan transportasi darat, laut, maupun udara.
Ia berharap kesiapsiagaan Basarnas bersama instansi terkait dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas selama Idul Fitri di Papua Barat.
Basarnas Manokwari
Kepala Kantor Basarnas Manokwari
Yefri Sabaruddin
Posko Angkutan Lebaran
Angkutan Lebaran
Idulfitri 1447 Hijriah
Manokwari
Papua Barat
| Pergerakan Penumpang di Bandara Rendani Manokwari Meningkat Selama Lebaran 2026 |
|
|---|
| Akan Mudik ke Fakfak, Bahlil Lahadalia : Supaya Kita Jangan Lupa Diri |
|
|---|
| Puncak Arus Mudik Lebaran, KM Ciremai Angkut 900 Penumpang dari Manokwari |
|
|---|
| Pemkab Teluk Bintuni Lepas Rombongan Mudik Gratis Lebaran 2026 |
|
|---|
| Pelni Kaimana Gelar Rapat Koordinasi Lanjutan Soal Angkutan Lebaran 2026 |
|
|---|