Ramadan 2026
Harga Cabai Rawit Tembus Rp 95 Ribu per Kg di Pasar Wosi, Ini Pemicunya
“Sekarang harga cabai rawit naik jadi Rp 95 ribu per kilogram. Sebelumnya, masih Rp 75 sampai Rp 80 ribu. Kenaikan ini sejak Minggu kemarin,"
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Gilang-pedagang-di-Pasar-Wosi-Kabupaten-Manokwari-Papua-Barat-Selasa-1732026.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM.MANOKWARI - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga cabai rawit di Pasar Wosi, Kabupaten Manokwari, mengalami kenaikan signifikan. Saat ini, harga cabai rawit mencapai Rp 95 ribu per kilogram.
Sebelumnya, harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut mulai dirasakan para pedagang dan pembeli sejak Minggu pekan lalu.
Salah satu penjual cabai di Pasar Wosi, Gilang, mengatakan kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh faktor cuaca, khususnya curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
“Sekarang harga cabai rawit naik jadi Rp 95 ribu per kilogram. Sebelumnya masih Rp 75 sampai Rp 80 ribu. Kenaikan ini sejak Minggu kemarin (15/3/2026),” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan pasokan cabai rawit yang dijual di Pasar Wosi sebagian besar didatangkan dari wilayah dataran Wapramasi, Amban, serta daerah Pantura Manokwari.
Menurutnya, curah hujan yang tinggi berdampak pada hasil panen petani sehingga pasokan berkurang dan memicu kenaikan harga di tingkat pasar.
Meski harga mengalami kenaikan, permintaan masyarakat terhadap cabai rawit tetap tinggi, terutama menjelang Lebaran, ketika kebutuhan bahan dapur meningkat.
Para pedagang berharap kondisi cuaca segera membaik agar pasokan kembali normal dan harga cabai rawit dapat kembali stabil.
Baca juga: Harga Daging Sapi di Pasar Wosi Manokwari Naik Hingga Rp 160 Ribu per Kg Menjelang Idulfitri
Harga Daging Sapi Naik
Diberitakan sebelumnya, harga daging sapi di Pasar Wosi juga mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Penjual daging sapi di Pasar Wosi, Haji Sugyanto, mengatakan kenaikan harga tersebut karena harga sapi meningkat dari pemasok.
Selain itu, permintaan pun tinggi untuk kebutuhan perayaan Lebaran.
Sejumlah pedagang mengaku kenaikan harga daging tahun ini lebih awal daripada biasanya, sejak pekan lalu.
“Semua harga daging sudah naik sejak empat hari lalu. Ini karena harga sapi dari pemasok juga naik dan permintaan masyarakat menjelang Lebaran semakin meningkat,” ujarnya saat ditemui di Pasar Wosi, Sabtu (14/3/2026).
Sebelumnya harga daging sapi kualitas nomor dua berkisar Rp 140 ribu per kilogram, sedangkan kualitas nomor satu Rp150 ribu per kilogram.
Kini, daging sapi kualitas nomor dua kini dijual sekitar Rp 150 ribu per kilogram, sedangkan kualitas nomor satu mencapai Rp 160 ribu per kilogram.
| PSI Papua Barat dan DPD Manokwari Gelar Safari Ramadan di Masjid Al-Amin Insirifuri Amban |
|
|---|
| Hilal Tak Terlihat di Fakfak, Penentuan 1 Syawal 1447 H Tunggu Sidang Isbat |
|
|---|
| Kemenag Papua Barat Gelar Pemantauan Hilal 1 Syawal 1447 H di Pantai Masni Manokwari |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Teluk Bintuni Hari Ini Kamis 19 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Kaimana Hari Ini Kamis 19 Maret 2026 |
|
|---|