Wisuda Perdana UNCRI, Gubernur: Penanda Kemajuan Pendidikan Tinggi di Papua Barat
“Pemerintah Provinsi Papua Barat menyampaikan selamat kepada Universitas Caritas Indonesia yang pertama kali meluluskan para sarjana,”
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Dominggus-Mandacan-dalam-acara-pengukuhan-para-wisudawan-wisudawati-UNCRI.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengapresiasi wisuda perdana Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Sabtu (28/3/2026).
Ia menilai peristiwa tersebut sebagai tonggak sejarah penting dalam perkembangan pendidikan tinggi di Papua Barat.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Universitas Caritas Indonesia yang pertama kali meluluskan para sarjana,” ujar Gubernur saat memberikan sambutan di Arfak Convention Hall, Polda Papua Barat, Sabtu (28/3/2026).
Momentum tersebut bukan sekadar seremoni akademik, ucapnya, tetapi menjadi penanda kemajuan sektor pendidikan tinggi di daerah.
Menurutnya, Universitas Caritas Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi di Papua Barat.
UNCRI merupakan hasil penggabungan STIE Mah Eisa dan STIH Caritas Papua, serta menjadi salah satu dari 11 perguruan tinggi swasta di bawah pembinaan LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat.
Baca juga: Polda Papua Barat dan Pemprov Akan Temui Menteri ESDM Bahas Tambang Rakyat
“Lebih membanggakan lagi, Universitas Caritas Indonesia telah melahirkan satu profesor atau guru besar pertama dari 78 perguruan tinggi di Tanah Papua,” kata Dominggus Mandacan.
Selain itu, UNCRI berhasil meraih akreditasi institusi dengan peringkat “baik sekali” yang hanya dicapai oleh lima perguruan tinggi di Papua.
Gubernur menilai capaian tersebut menunjukkan kualitas tata kelola dan komitmen tinggi UNCRI dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Ia menegaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan kebijakanperguruan tinggi agar mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan solusi terhadap persoalan pembangunan daerah.
Selain itu, optimalisasi dana Otonomi Khusus (Otsus) juga terus dilakukan, khususnya di sektor pendidikan.
Baca juga: Uskup Manokwari-Sorong: Wisuda Perdana UNCRI Simbol Kemajuan Pendidikan Tinggi di Tanah Papua
Melalui dana tersebut, pemerintah mendukung ribuan mahasiswa Papua Barat melalui berbagai program, seperti bantuan pendidikan tinggi, beasiswa bagi orang asli Papua, dukungan afirmasi, serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan.
Pemerintah provinsi juga memperhatikan peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dengan mendorong mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana dan pascasarjana.
Dominggus Mandacan
Polda Papua Barat
Universitas Caritas Indonesia
UNCRI
pendidikan tinggi
Papua Barat
| Temuan Material Sebabkan BPK Beri Opini WDP atas LKPD 2025 Manokwari Selatan |
|
|---|
| Pemda Wondama Kembali Raih WTP atas LKPD 2025, BPK Ingatkan Tindak Lanjut Rekomendasi 60 Hari |
|
|---|
| Resmob Jatanras Polda Papua Barat Kembali Ringkus 1 Pelaku Curanmor di Manokwari |
|
|---|
| Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak: 5 Tewas dan 3 Masih Hilang, Bagian Tubuh Ditemukan di Air |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi Mulai 1 Juni 2026, Lihat Rinciannya |
|
|---|