Pendidikan Fakfak Terancam Mundur, Filep Wamafma Minta Intervensi Serius
Senator Filep Wamafma mengingatkan Disdikpora Fakfak agar serius menangani indikasi degradasi pendidikan yang mulai terlihat di Papua Barat.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roifah Dzatu Azmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Senator-DPD-DPD-Papua-Barat-Filep-Wamafma.jpg)
Ringkasan Berita:
- Filep Wamafma menyoroti indikasi degradasi pendidikan di Fakfak setelah menemukan minimnya partisipasi siswa SD dalam ujian.
- Ia mengingatkan Disdikpora Fakfak agar tidak hanya fokus administrasi, melainkan memberi data dan dukungan nyata untuk kebijakan pendidikan.
- Fakfak disebut sebagai barometer SDM Papua Barat sehingga sektor pendidikan harus diperhatikan serius agar tidak mundur.
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Senator DPD RI Filep Wamafma mengingatkan kinerja penting Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat.
Hal itu disampaikan setelah dirinya menemukan adanya indikasi degradasi pendidikan di Kabupaten Fakfak Papua Barat.
Filep Wamafma menuturkan di depan awak media termasuk TribunPapuaBarat.com yang meminta tanggapan dalam melihat potret pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua di Fakfak Papua Barat, Kamis (7/5/2026).
"Semua Pemerintah Daerah (Pemda) tentu mempunyai program-programnya dan itu sangat baik tetapi kita ingin percepatan," tuturnya.
Ia sempat berkunjung ke sebuah distrik di Kabupaten Fakfak namun partisipasi siswa Sekolah Dasar (SD) yang mengikuti ujian sangat minim.
"Siswa SD yang ujian saya temukan hanya 1 orang, ada juga 4 orang, ada juga 5 orang. Itu berarti kita mengalami penurunan pastinya ini belum ada intervensi Otsus-nya," katanya.
Baca juga: Pemkab Kaimana Bangun 17 Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal di Coa dan Tanggaromi
Pihaknya mengajak untuk semua pihak menjawab masalah ini secara bersama-sama sebagai sebuah kesadaran kolektif.
"Dinas Pendidikan jangan hanya urusan administrasi di kantor, perlu diketahui kan bupati itu pejabat politik pasti membutuhkan support data dari dinas teknis," jelasnya.
Ia mengemukakan, jika dinas teknis tidak pernah mensupport data kepada kepala daerah, bagaimana mungkin mau dirumuskan suatu kebijakan.
"Ini masalah sangat serius, salah satu hal yang perlu diantisipasi ialah jangan sampai degradasi pendidikan," tegas Filep Wamafma.
Lelaki berkacamata itu mengingatkan, Kabupaten Fakfak telah mencetak pemimpin-pemimpin sang pengambil kebijakan yang hebat pada jamannya.
"Marga Hindom sudah ada yang jadi gubernur, Patipi juga jadi gubernur, sudah di era sekarang pendidikan kita malah mundur atau tidak berkembang," tandasnya.
Filep Wamafma menegaskan Kabupaten Fakfak di Provinsi Papua Barat merupakan barometer Sumber Daya Manusia (SDM) di Tanah Papua.
"Jadi kita harus perhatikan sektor pendidikan di daerah ini dengan baik karena ini cerminan untuk daerah lainnya," tandasnya. (*)
| Polda Papua Barat Dorong Petani Milenial OAP Lewat Program Jagung di Masni |
|
|---|
| Aksi Tolak PSN di Manokwari Sempat Tegang, Aspirasi Disampaikan dengan Damai |
|
|---|
| Temui Dewan Adat Mbaham Matta, Senator Filep Wamafma Jernihkan Hak 10 Persen DBH Migas |
|
|---|
| AFP Papua Barat Tunjuk Agustinus Pongtuluran sebagai Plt Ketua AFK Teluk Bintuni |
|
|---|
| Razia Anti Halinar di Lapas Kelas IIB Manokwari: HP Diserahkan, Narkoba Nihil |
|
|---|