Harkitnas 2026
Upacara Harkitnas 2026 di Kaimana: Asta Cita Jadi Kompas Pembangunan Daerah
meneguhkan arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita sebagai kompas utama pembangunan
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Harkitnas-di-Kaimana-PB.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Komandan Kodim (Dandim) 1804/Kaimana, Letkol Kav. M. Sulistyo Nugroho, menegaskan bahwa Kebangkitan Nasional adalah keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan.
Menurutnya, memasuki tahun 2026 tantangan bangsa bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.
Hal itu disampaikan Dandim saat memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaimana, Papua Barat, Rabu (20/5/2026).
Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan pesan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Viada Hafid, bahwa Kebangkitan Nasional merupakan proses dinamis yang menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian diwujudkan melalui program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat.
Baca juga: Pemkab Kaimana Gelar Upacara Harkitnas 2025: Kebangkitan Ibarat Akar Pohon
Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, peningkatan mutu guru, serta penyediaan beasiswa.
Di sektor kesehatan, pemerintah menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara masif.
Sementara di bidang ekonomi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diarahkan menjadi kekuatan baru untuk mendukung kemandirian desa.
“Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan memiliki akses lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar,” jelasnya.
Momentum Harkitnas ke-118 ini, lanjut Dandim, diharapkan meneguhkan arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita sebagai kompas utama pembangunan.
Baca juga: Kasrem 182/JO Fakfak Serukan Pesan Menkomdigi di Harkitnas 2026: Jaga Tunas Bangsa
“Kebangkitan Nasional adalah milik kita semua; bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia,” tegasnya.
Upacara yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” diikuti perwakilan ASN, TNI, Polri, dan Satpol PP.
Hadir pula jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Genova Kaimana.