Ditjenim Papua Barat
Imigrasi Papua Barat Tanam 1.500 Bibit Pohon Kelapa di Lapas Perempuan
Kepala Kanwil Imigrasi Papua Barat, Asrul, mengatakan Imigrasi tidak hanya mengurus keimigrasian, tapi juga memiliki tanggung jawab sosial
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Refleksi-Akhir-Tahun-Capaian-Kinerja-Imigrasi-Papua-Barat.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Papua Barat mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kepala Kanwil Imigrasi Papua Barat, Asrul, mengatakan Imigrasi tidak hanya bergerak dalam urusan keimigrasian, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial mendukung pembangunan nasional.
Komitmen tersebut diimplementasikan melalui penanaman 1.500 bibit pohon kelapa di lahan produktif Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Papua Barat.
“Penanaman ini merupakan wujud nyata dukungan Imigrasi Papua Barat terhadap penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program lingkungan berkelanjutan,” ujar Asrul saat "Refleksi Akhir Tahun Capaian Kinerja Kanwil Imigrasi Papua Barat", Jumat (12/12/2025).
Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif di LPP merupakan langkah strategis untuk mendukung kemandirian pangan dan meningkatkan nilai ekonomi bagi lembaga tersebut.
Pohon kelapa dipilih karena memiliki nilai manfaat yang tinggi, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
Baca juga: Kakanwil Imigrasi Papua Barat Minta 11 Peserta Magang Kembangkan Potensi
“Kelapa merupakan komoditas unggulan yang seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Selain ekonomis, tanaman ini juga mendukung pelestarian lingkungan,” ujar Asrul.
Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas lahan, tapi juga dapat menjadi contoh sinergi antara instansi pemerintah dalam mendukung program nasional di daerah.
Penanaman bibit pohon kelapa ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Imigrasi Papua Barat dalam mendorong pemanfaatan lahan untuk kegiatan produktif yang berkelanjutan.
Kantor Wilayah Imigrasi Papua Barat menilai bahwa kolaborasi lintas instansi menjadi kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan di Papua Barat, terutama dalam mendukung masyarakat melalui inovasi pemanfaatan lahan.
| Tribun Papua Barat dan Kanwil Ditjenim Perkuat Kerja Sama Layanan Publik 2026 |
|
|---|
| Ditjen Imigrasi Tingkatkan Kesiapsiagaan Dampak Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah |
|
|---|
| Ditjen Imigrasi Amankan 220 WNA Selama Operasi Wirawaspada dan Pertambangan |
|
|---|
| Kanwil Imigrasi Papua Barat Catat Peningkatan Layanan dan PNBP Lampaui Target pada 2025 |
|
|---|
| Imigrasi Papua Barat Dukung Bandara DEO Sorong Jadi Bandara Internasional |
|
|---|