Berita Teluk Bintuni
Pembangunan Pelabuhan Muturi dan Perluasan Bandara Steenkool Perkuat Konektivitas Teluk Bintuni
Pelabuhan Muturi dan Bandara Steenkool merupakan simpul penting dalam memperkuat konektivitas Teluk Bintuni
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/persentase-simpul-penting.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni melalui Dinas Perhubungan mempersentasekan hasil studi kelayakan (feasibility study) pembangunan Pelabuhan Muturi dan perluasan Bandara Steenkool.
Persentase hasil studi kelayakan digelar dalam Focus Group Discussion (FGD) di gedung Sasana Karya Kantor Bupati Teluk Bintuni, Senin (08/09/2025).
Kepala Bidang Perhubungan Laut dan Udara, Marthen Kilonressy menyatakan dua proyek ini akan menjadi simpul penting dalam memperkuat konektivitas Teluk Bintuni.
"Bahwa pelabuhan Muturi dan perluasan bandara steenkool merupakan proyek strategis yang diharapkan menunjang konektivitas laut dan udara di Teluk Bintuni," kata Marthen.
Sementara itu, Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara, menegaskan bahwa transportasi laut dan udara bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama dalam menjamin aksesibilitas masyarakat, serta kelancaran arus barang dan jasa.
Ia mengatakan bahwa Pelabuhan Muturi dan Bandara Steenkool merupakan simpul penting dalam memperkuat konektivitas Teluk Bintuni.
"Dengan infrastruktur yang lebih memadai, kita dapat memperbesar peluang investasi, meningkatkan daya saing, serta membuka kesempatan kerja lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Teluk Bintuni Rencana Renovasi Pelabuhan Babo, Pemuda Irarutu: Kami Minta Baru
Lebih lanjut, Joko lingara menjelaskan bahwa keberadaan Pelabuhan Muturi sebagai simpul logistik sangat vital dan tidak bisa ditawar lagi.
"Pelabuhan Muturi adalah kebutuhan dalam memperlancar distribusi barang, mendukung aktivitas ekonomi, serta menunjang mobilitas masyarakat baik di kawasan pesisir maupun pedalaman," katanya.
Sementara itu, kata Joko Lingara, rencana perluasan runway Bandara Steenkool dari 850 meter menjadi 1.500 meter dipandang sebagai langkah penting dan mendesak.
"Dengan perpanjangan runway, bandara akan mampu melayani pesawat berkapasitas besar, meningkatkan frekuensi penerbangan, sekaligus membuka akses lebih luas bagi investor, wisatawan, dan distribusi logistik udara yang lebih efisien," ujarnya.
Joko Lingara berharap forum FGD tersebut dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang komprehensif sebagai acuan dalam pengambilan keputusan pembangunan infrastruktur transportasi.
"Demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Teluk Bintuni," katanya mengakhiri.
Pelabuhan Muturi
Bandara Steenkool Bintuni
Runway
simpul penting
Konektivitas
Joko Linggara
Studi Kelayakan
| Genting Oil Klarifikasi Polemik Tenaga Kerja PT Mendo dan Disnaker Teluk Bintuni |
|
|---|
| Marsela Inanosa Apresiasi Peran Perusahaan Dukung Pemberdayaan Masyarakat Distrik Sumuri |
|
|---|
| Pemda Bintuni-Genting Oil Kasuri Akui Hak Adat, Kompensasi Tanah Ulayat Sumuri Diserahkan |
|
|---|
| Bupati Teluk Bintuni Minta Pencari Kerja Bersabar, Proses Formasi 546 Masih Berjalan |
|
|---|
| 23 Sekolah Ikuti LCC yang Digagas OSIS SMA Negeri 1 Teluk Bintuni |
|
|---|