Kamis, 23 April 2026

DPRK Teluk Bintuni Sahkan APBD 2026 Senilai Rp 2.576 Triliun

"95,10?ri total pendapatan daerah kita berasal dari dana perimbangan," kata DPRK Teluk Bintuni, Romilus Tatuta.

Tayang:
zoom-inlihat foto DPRK Teluk Bintuni Sahkan APBD 2026 Senilai Rp 2.576 Triliun
Tribunpapuabarat.com/Syahrul Said Refideso
APBD 2026 - DPRK Teluk Bintuni mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (APBD) 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (17/12/2025) malam. Berita acara persetujuan ditandangani Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, dan Ketua DPRK Teluk Bintuni, Romilus Tatuta. 

Ringkasan Berita:
  • DPRK Teluk Bintuni mengesahkan APBD 2026 sebesar Rp 2,576 triliun, lebih kecil dibandingkan APBD 2025 yang mencapai Rp 3 triliun lebih.
  • Penurunan nilai APBD 2026 dampak dari pengurangan dana perimbangan dari pusat, yang menyumbang 95,10 persen pendapatan daerah.
  • APBD 2026 akan dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer.

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - DPRK Teluk Bintuni, Papua Barat, mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (APBD) 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (17/12/2025) malam. 

Berita acara persetujuan ditandangani Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, dan Ketua DPRK Teluk Bintuni, Romilus Tatuta, serta tiga Pimpinan DPRK.

Badan Anggaran DPRK bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati postur APBD 2026 antara lain, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp 2.576 triliun.

Nilai ini lebih kecil daripada APBD 2025 yang mencapai Rp 3 triliun lebih.

Semua fraksi menyetujui Raperda APBD 2026 Teluk Bintuni tersebut dan mengusulkan agar segera ditetapkan menjadi Perda.

Selanjutnya, Perda itu dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Papua Barat.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Pastikan APBD 2026 Konsisten dengan RPJMD 2025-2029

 

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengatakan pembahasan Raperda APBD 2026 berlangsung intensif dari hari ke hari dan melibatkan komitmen seluruh jajaran eksekutif maupun legislatif.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan APBD 2026 sebagai instrumen percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

"Mari kita kawal pelaksanaan anggaran, mengawasi realisasi program, serta berkontribusi aktif dalam evaluasi agar manfaat pembangunan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Yohanis Manibuy.

Bupati berharap APBD 2026 dapat menjadi fondasi kuat untuk pembangunan Teluk Bintuni yang lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera.

Dana Perimbangan Berkurang

Ketua DPRK Teluk Bintuni, Romilus Tatuta, menyebut keseluruhan belanja daerah tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp 2.576.499.929.141.

Anggaran itu akan dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer.

Baca juga: Serapan APBD 2025 Kaimana Capai 56 Persen Hingga Akhir November

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved