Badan Pengurus Pusat PGGP Bentuk Karateker di Teluk Bintuni
"Tujuan utama kehadiran PGGP adalah agar seluruh denominasi gereja di Teluk Bintuni dapat bergandengan tangan," kata Pdt Daniel Sukan
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Badan-Pengurus-Pusat-Persekutuan-Gereja-gereja-Papua-PGGP-di-Papua-Barat.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Badan Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-gereja Papua (PGGP) di Papua Barat mengkonsolidasi dan mengkoordinasi pembentukan organisasi PGGP di lima kabupaten.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Klasis Bintuni, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Senin (16/2/2026).
Pembentukan organisasi PGGP yang sedang dikonsolidasikan itu adalah di Kabupaten Manokwari, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak.
Dalam pertemuan tersebut, Badan Pengurus Pusat PGGP di Papua Barat membentuk Badan Pengurus Sementara (Karateker) PGGP Teluk Bintuni.
Tujuannya untuk mempersiapkan Konferensi PGGP Teluk Bintuni.
Ketua Badan Pengurus Pusat PGGP di Papua Barat, Pdt Daniel Sukan, mengatakan PGGP akan dibentuk di tujuh kabupaten di Papua Barat.
Pembentukan karateker di Teluk Bintuni, ucapnya menjadi langkah awal sebelum dilanjutkan ke enam kabupaten lainnya.
Baca juga: Korneles Waney: Dana Otsus Wajib Berikan Dampak Nyata bagi Tujuh Suku Teluk Bintuni
"Tujuan utama kehadiran PGGP adalah agar seluruh denominasi gereja di Teluk Bintuni dapat bekerja sama, bergandengan tangan, dan bersatu saat melaksanakan tugas pelayanan sesuai amanat Yesus Kristus," ujar Daniel Sukan.
Selama tahun 2026, PGGP di Papua Barat memprioritaskan pembentukan organisasi PGGP di Teluk Bintuni, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Manokwari.
Kabupaten Fakfak dan Kaimana telah memiliki kepengurusan aktif PGGP.
Karateker bertugas enam bulan guna mempersiapkan konferensi kabupaten untuk memilih pengurus definitif PGGP.
Pengurrus definitif memiliki masa tugas lima tahun.
PGGP mengusung moto "Banyak Anggota, Satu Tubuh", merujuk pada 1 Korintus bahwa gereja harus bersatu, saling melayani dan membutuhkan, serta hidup sebagai satu tubuh di dalam Kristus.
| KM Kalabia Jadi Primadona Masyarakat Pengguna Jasa Transportasi Laut di Fakfak |
|
|---|
| Suntikan Dana Otsus-YPMAK Perkuat Pendidikan Berpola Asrama SMA Taruna Kasuari Nusantara |
|
|---|
| Pemprov Papua Barat Dukung Pelaksanaan Musprov KONI Lewat Dana Hibah |
|
|---|
| Raditya Dika Rilis Novel "Timun Jelita" Kisah Musik dan Semangat yang Tak Lekang Usia |
|
|---|
| Panduan Perjalanan ke Raja Ampat, Surga di Timur Indonesia |
|
|---|