Senin, 1 Juni 2026

Berita Teluk Bintuni

Bupati Yohanis Manibuy Lepas 15 Putra-Putri Asli Bintuni Ikuti Program Magang Migas 2026

Sebanyak 15 peserta yang terdiri dari 10 laki-laki dan 5 perempuan berasal dari Distrik Sumuri, Babo, dan Aroba Kabupaten Teluk Bintuni

Tayang:
zoom-inlihat foto Bupati Yohanis Manibuy Lepas 15 Putra-Putri Asli Bintuni Ikuti Program Magang Migas 2026
Tribunpapuabarat.com/Syahrul Said Refideso
BINTUNI - Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, resmi melepas 15 putra-putri asli Teluk Bintuni untuk mengikuti apprenticeship program tahun 2026, Senin (23/2/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, resmi melepas 15 putra-putri asli Teluk Bintuni  untuk mengikuti apprenticeship program tahun 2026.

Para peserta akan menempuh pendidikan dan pelatihan selama 12 bulan di PPSDM Migas Cepu, Jawa Tengah.

Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Sasana Karya Kantor Bupati, Senin (23/2/2026), ditandai dengan pemasangan rompi dan penyerahan perlengkapan belajar secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Teluk Bintuni sebagai daerah penghasil gas nasional tidak boleh hanya menjadi penonton di atas tanah sendiri.

Ia menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda dengan ilmu, keterampilan, dan karakter yang kuat agar mampu mengisi posisi strategis di sektor migas.

“Teluk Bintuni telah dikenal luas sebagai daerah penghasil gas nasional, tetapi kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Generasi muda harus dipersiapkan agar mampu mengisi ruang-ruang strategis di sektor industri migas,” ujarnya.

Sebanyak 15 peserta yang terdiri dari 10 laki-laki dan 5 perempuan berasal dari Distrik Sumuri, Babo, dan Aroba.

Mereka telah melalui proses seleksi ketat, mulai dari Tes Potensi Akademik (TPA) hingga wawancara.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Genting Oil Kasuri Pte Ltd dan SKK Migas atas dukungan dalam menyukseskan program ini.

Baca juga: 38 Penyedia Lokal Papua Barat Ikuti Coaching Clinik CIVD, Kerjasama Pemprov-BP Berau dan SKK Migas

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten.

“Program ini bukan sekadar pelatihan biasa, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan Teluk Bintuni,” tegasnya.

Perwakilan manajemen Genting Oil Kasuri Pte Ltd, Hendy Sahetapy, menjelaskan bahwa program magang ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata serta kompetensi teknis bagi masyarakat lokal agar siap bersaing di industri migas.

"Selain aspek teknis, program juga menekankan pembentukan karakter, budaya kerja, keselamatan, dan profesionalisme," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan operasional perusahaan tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar.

"Karena itu, investasi pada pengembangan SDM dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan industri migas di masa depan," katanya.

Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, menjaga nama baik daerah, serta kembali dengan kompetensi yang siap diaplikasikan untuk mendukung kemajuan Teluk Bintuni.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved