Kamis, 11 Juni 2026

Pelayanan Dukcapil Keliling hingga 12 Juni di 3 Lokasi, Permudah Masyarakat

Dukcapil Teluk Bintuni gelar pelayanan keliling tiga hari berturut-turut, mudahkan warga urus dokumen kependudukan.

Tayang:
zoom-inlihat foto Pelayanan Dukcapil Keliling hingga 12 Juni di 3 Lokasi, Permudah Masyarakat
Tribunpapuabarat.com/Syahrul Said Refideso
DUKCAPIL KELILING - Kepala Dukcapil Kabupaten Teluk Bintuni, Frederik Paduai, saat ditemui TribunPapuaBarat.com di sela-sela kegiatan pelayanan keliling yang berlangsung di Kantor Kelurahan Bintuni Timur, Kamis (11/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Dukcapil Frederik Paduai sebut layanan keliling digelar di Bintuni Timur, Bintuni Barat, dan Kampung Lama untuk warga Moskona.
  • Program ini bagian dari semangat “Dukcapil Prima” menghadirkan pelayanan gratis, dekat, dan tanpa biaya transportasi tambahan.
  • Meski anggaran terbatas, Dukcapil tetap lanjutkan pelayanan ke distrik-distrik dengan dana Otsus, menyasar wilayah OAP dan daerah yang sebelumnya terkendala alam maupun keamanan.

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Teluk Bintuni menggelar pelayanan administrasi kependudukan keliling di tiga lokasi berbeda, selama tiga hari yakni 10-12 Juni 2026 sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dukcapil Kabupaten Teluk Bintuni, Frederik Paduai mengatakan pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Dukcapil dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat 

"Selama tiga hari ke depan kami melaksanakan pelayanan di tiga titik. Hari ini di Kantor Kelurahan Bintuni Timur, kemudian Jumat di Kantor Kelurahan Bintuni Barat, dan Sabtu di Kampung Lama yang difokuskan bagi masyarakat dari Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh yang saat ini berdomisili di wilayah kota," ujar Frederik, saat ditemui TribunPapuaBarat.com di sela-sela kegiatan pelayanan keliling yang berlangsung di Kantor Kelurahan Bintuni Timur, Kamis (11/6/2026),

Baca juga: HUT ke-23 Teluk Bintuni, Dukcapil Gelar Layanan Jemput Bola Dokumen Kependudukan

Menurutnya, kegiatan pelayanan di luar kantor tersebut merupakan implementasi dari semangat "Dukcapil Prima" yang mengedepankan pelayanan profesional, responsif, inovatif, melayani, dan akuntabel.

Ia menjelaskan, pelayanan keliling dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan, tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi yang besar untuk datang ke kantor Dukcapil

"Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat. Dengan begitu, warga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi seperti ojek atau kendaraan lainnya. Pelayanan administrasi kependudukan ini sepenuhnya gratis," katanya.

Frederik mengungkapkan, pelayanan yang saat ini dilaksanakan di wilayah kota merupakan bentuk dukungan Dukcapil terhadap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni.

Pelayanan tersebut sebenarnya direncanakan sebelum pelaksanaan upacara HUT, namun karena kesibukan serta tim Dukcapil yang sedang melaksanakan pelayanan di sejumlah kampung dan distrik, kegiatan baru dapat dilaksanakan pada pekan ini.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Dukcapil Teluk Bintuni tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Sebagai dinas pelayanan publik, kami tetap berkomitmen memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan. Justru kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan dokumen kependudukan dengan mudah, cepat, dan tanpa biaya," tegasnya.

Baca juga: Cakupan Imunisasi Anak di Manokwari Masih Rendah, Dinkes Dorong Pokja BERLIAN Lebih Aktif

Selain pelayanan di wilayah kota, Dukcapil Teluk Bintuni juga terus melanjutkan program pelayanan keliling ke distrik-distrik menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun anggran 2026 . Program tersebut menyasar wilayah-wilayah yang mayoritas penduduknya merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Setelah pelayanan pekan ini selesai, tim Dukcapil dijadwalkan kembali turun ke sejumlah distrik yang belum terlayani, di antaranya Distrik Wamesa, wilayah pesisir Distrik Kuri,Distrik Kaitaro, Distrik Yakora serta beberapa kampung lainnya yang sebelumnya terkendala kondisi alam dan faktor keamanan.

"Kami berharap tahun ini seluruh wilayah yang telah dijadwalkan dapat terjangkau pelayanan. Hambatan utama selama ini adalah kondisi alam dan faktor keamanan di beberapa daerah. Namun kami terus berupaya agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan secara merata," pungkas Frederik. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved