Viral Video Syur Seorang Wanita di Parkiran Bandara YIA Kulonprogo, Polisi Akui Lokasi Memang Sepi
Belum lama ini viral di media sosial sebuah video mesum yang direkam di area Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Temon
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Belum lama ini viral di media sosial sebuah video mesum yang direkam di area Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dalam video yang beredar, nampak seorang wanita mengenakan masker dan kacamata hitam.
Awalnya tidak ada yang aneh dalam video tersebut, sang pemeran wanita memakai kemeja seperti perempuan pada umumnya.
Baca juga: Viral Postingan Bayi Ditinggal di WC Terminal Rajabasa Lampung Ternyata Hoaks, Polsek: Kroscek Dulu

Namun tiba-tiba wanita itu membuka baju miliknya dan memamerkan payudaranya ke arah kamera.
Dikutip dari TribunJogja.com, video yang beredar di media sosial (medsos), diketahui berdurasi satu menit.
Beredarnya video ini kini tengah ditangani oleh Polres Kulon Progo yang bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I Bandara YIA.
Sementara ini diduga kuat, video diambil di tempat parkir lantai dua sebelah barat Bandara YIA.
Video itu juga direkam sebelum Oktober 2020.
"Untuk pengambilan gambar di lokasi ada sebuah rambu apabila dipasangi kamera, pemain (perempuan) itu seharusnya terlihat," kata Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini saat konferensi pers di Polres Kulon Progo, Kamis (2/12/2021).
Baca juga: Fakta Sebenarnya di Balik Unggahan Viral soal Bayi Ditinggal di Toilet Terminal Rajabasa Lampung
"Tapi saat video itu ada di rambu tidak terlihat. Sehingga apabila video itu tidak terlihat ada kemungkinan video itu direkam sebelum rambu itu dipasang."
Saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami bukti bersama tim siber di Polda DIY.
Video mesum ini diketahui viral sejak akhir November 2021 kemarin.
Menurut keterangan AKBP Fajarini, lokasi tempat pelaku merekam memang sepi.
“Posisi sepi jarang orang lewat,” ungkap AKBP Fajarini.
AKBP Fajarini melanjutkan, video ini sulit untuk dilacak sebab yang menyebarkan bukanlah pelaku sendiri tapi tersebar di sebuah akun medsos komunitas.