Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Sorong Bakal Terapkan PPKM Darurat
Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku, mengatakan kasus positif Covid-19 di Sorong semakin meningkat.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Astini Mega Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Juru-Bicara-Satuan-Tugas-Covid-19-Kota-Sorong-Ruddy-Rudolf-Lakku.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku, mengatakan kasus positif Covid-19 di Sorong semakin meningkat.
"Kami telah menerima pengiriman sebanyak 30 sampel dan hasilnya semua positif," ujar Ruddy kepada wartawan, Senin (12/7/2021).
Ruddy mengatakan saat ini kasus positif di Kota Sorong bertambah menjadi 3.651 orang.
Terkait hal tersebut, Ruddy mengatakan saat ini Sorong akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Baca juga: Manokwari dan Sorong Harus Terapkan PPKM Darurat, Gubernur Papua Barat: Kita Ini Ada di Zona Merah
"Akan dibuat edaran Wali Kota terkait dengan pelaksanaan PPKM Darurat," ucap Ruddy.
"PPKM Darurat ini lebih ketat dari pada yang mikro."
Ruddy menjelaskan, PPKM darurat akan ditetapkan di Kota Sorong sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
"Kerena melihat pada peningkatan kasus Covid-19 di Manokwari dan Sorong cukup tinggi, sehingga ada instruksi Mendagri (untuk menerapkan PPKM Darurat-red)," ujarnya.
Lebih lanjut, Ruddy mengatakan, nanti malam pihaknya akan membahas penerapan PPKM Darurat bersama Wali Kota Sorong.
Ia juga terus mengimbau agar masyarakat disiplin menaati protokol kesehatan. (*)
Baca juga: Manokwari dan Sorong Masuk Daftar Daerah di Luar Jawa-Bali yang Terapkan PPKM Darurat, Ini Aturannya