Jumat, 10 April 2026

Vaksinasi Covid19

Deretan Vaksin Covid-19 yang Digunakan di Indonesia Lengkap dengan Efikasinya

Ada beberapa jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia. Berikut jenis-jenis vaksin Covid-19 yang digunakan beserta efikasinya.

Tayang:
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto Deretan Vaksin Covid-19 yang Digunakan di Indonesia Lengkap dengan Efikasinya
Tribunnews/Herudin
Tenaga kesehatan dari TNI Angkatan Udara (AU) dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi melakukan vaksinasi Covid-19 di Mal Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/7/2021). Serbuan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan TNI AU bersama Pemerintah Kota Bekasi tersebut disambut antusias warga dan dilakukan untuk mempercepat herd immunity (kekebalan komunal) di Indonesia. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia terus digalakkan oleh pemerintah.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berharap hingga akhir 2021 sebanyak 181,5 juta masyarakat Indonesia sudah divaksin Covid-19 paling tidak satu kali.

Dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/4638/2021 menyebut ada beberapa jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia.

Dalam Kepmenkes tersebut juga dijelaskan mengenai berapa banyak dosisnya dan interval atau jarak pemberiannya.

Di bawah ini Kompas.com rangkum jenis-jenis vaksin Covid-19 beserta efikasinya:

Sinovac

  • Pengembang vaksin: Sinovac Research and Development Co.,Ltd
  • Platform: Inactivated virus
  • Jumlah dosis: 2 (0,5 ml per dosis)
  • Interval minimal pemberian antar dosis: 28 hari
  • Cara pemberian: Intramuskular
  • Efikasi: 65,3 persen

Baca juga: Cara Atasi Efek Samping Vaksinasi Covid-19, Ketahui Kapan Harus ke Dokter

Sinopharm

  • Pengembang vaksin: Sinopharm + Beijing Institute of Biological Products
  • Platform: Inactivated virus
  • Jumlah dosis: 2 (0,5 ml per dosis)
  • Interval minimal pemberian antar dosis: 21 hari
  • Cara pemberian: Intramuskular
  • Efikasi: 78 persen

Astrazeneca

  • Pengembang vaksin: AstraZeneca + University of Oxford
  • Platform: Viral vector (Non-replicating)
  • Jumlah dosis: 2 (0,5 ml per dosis)
  • Interval minimal pemberian antar dosis: 12 minggu
  • Cara pemberian: Intramuskular
  • Efikasi: 62,1 persen

Baca juga: Vaksin Booster dari Sinovac Disebut Bisa Tingkatkan Antibodi secara Signifikan hingga 7 Kali Lipat

Moderna

  • Pengembang vaksin: Moderna + National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID)
  • Platform: RNA-based vaccine
  • Jumlah dosis: 2 (0,5 ml per dosis)
  • Interval minimal pemberian antar dosis: 28 hari
  • Cara pemberian: Intramuskular
  • Efikasi: 94,1 persen usia 18-65 tahun, 86,4 persen bagi usia 65 tahun ke atas.

Novavax

  • Pengembang vaksin: Novavax
  • Platform: Protein subunit
  • Jumlah dosis: 2 (0,5 ml per dosis)
  • Interval minimal pemberian antar dosis: 21 hari
  • Cara pemberian: Intramuskular
  • Efikasi: 51 persen

Pfizer

  • Pengembang vaksin: Pfizer Inc. + BioNTech
  • Platform: RNA-based vaccine
  • Jumlah dosis: 2 (0,3 ml per dosis)
  • Interval minimal pemberian antar dosis: 21-28 hari
  • Cara pemberian: Intramuskular
  • Efikasi: 95 persen bagi usia 19 tahun ke atas. 100 persen bagi usia 12-15 tahun.

Baca juga: Penampakan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah Vaksin dan Belum, Ahli Ungkap Perbedaannya

Cansino

  • Pengembang vaksin: Cansino Biological Inc./Beijing Institute of Biotechnology
  • Platform: Viral vector (Non-replicating)
  • Jumlah dosis: 1 (0,5 ml per dosis)
  • Interval minimal pemberian antar dosis: -
  • Cara pemberian: Intramuskular
  • Efikasi: 68,83 persen

Sputnik V

  • Pengembang vaksin: The Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology (Sputnik V)
  • Platform: Viral vector (Non-replicating)
  • Jumlah dosis: 2 (0,5 ml per dosis)
  • Interval minimal pemberian antar dosis: 21 hari
  • Cara pemberian: Intramuskular
  • Efikasi: 91,4 persen

(*)

Berita lainnya terkait vaksinasi Covid-19

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Melihat Berbagai Jenis Vaksin Covid-19 beserta Efikasinya

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved