Vaksinasi Covid19
Ingatkan Warga Tak Perlu Cetak Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Satgas: Lindungi Data Pribadi
Masyarakat diminta tak mencetak sertifikat vaksinasi Covid-19 demi melindungi data pribadi yang dimuat dalam sertifikat vaksin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Juru-Bicara-Satgas-Penanganan-Covid-19-Prof-Wiku-Adisasmito.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Masyarakat diminta tak mencetak sertifikat vaksinasi Covid-19 demi melindungi data pribadi yang dimuat dalam sertifikat vaksin.
Hal itu ditegaskan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.
"Masyarakat tidak perlu lagi mencetak sertifikat vaksin sekaligus juga dapat melindungi data pribadi dari potensi kebocoran penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (26/8/2021).
Wiku menyampaikan, di dalam sertifikat vaksin terdapat QR code yang berisi data pribadi.
Oleh karena itu, alih-alih mencetak, ia menyarankan masyarakat mengunduh sertifikat vaksin melalui aplikasi Peduli Lindungi.
Baca juga: Mulai Digunakan di Indonesia, Simak Perbedaan Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna
Langkah ini penting untuk menghindari terjadinya kebocoran data.
"Maka, masyarakat diminta untuk dapat men-download aplikasi Peduli Lindungi," ujar Wiku.
Wiku pun mengajak semua pihak segera mengikuti vaksinasi Covid-19.
Vaksinasi bertujuan membentuk kekebalan tubuh sehingga mencegah terjadinya penularan virus corona.
Wiku menyebutkan bahwa stok vaksin di Indonesia terus bertambah jumlah dan jenisnya.
Setidaknya, ada empat vaksin yang telah dimiliki Indonesia yakni Sinovac, AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer.
Semua vaksin itu, kata Wiku, sudah melalui serangkaian proses uji klinis sehingga terjamin efektivitas dan keamanannya.
Baca juga: Efek Samping pada Ibu Hamil setelah Melakukan Vaksinasi Covid-19, Simak di Sini
"Yang terpenting yaitu vaksinasi akan menjadi sempurna jika dilakukan bersamaan dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan," kata dia.
Masih terkait dengan vaksinasi, sebelumnya Wiku menegaskan bahwa vaksin Covid-19 gratis untuk seluruh warga.
Ia meminta masyarakat melapor jika menemukan adanya praktik vaksinasi berbayar.