Minggu, 10 Mei 2026

Vaksinasi Covid19

Cara Kerja Vaksin Pfizer dan Moderna yang Gunakan Teknologi mRNA

Vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna sama-sama menggunakan teknologi mRNA. Bagaimana cara kerjanya? Simak di sini.

Tayang:
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto Cara Kerja Vaksin Pfizer dan Moderna yang Gunakan Teknologi mRNA
AFP/ISHARA S KODIKARA
Seorang petugas kesehatan angkatan darat menunjukkan botol vaksin Pfizer-BioNTech untuk melawan virus corona Covid-19 di Kolombo pada 7 Juli 2021. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Beberapa vaksin telah dikembangkan untuk melindungi dari Covid-19.

Dikutip TribunWow.com dari Healthline, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) sejauh ini telah mengesahkan sejumlah vaksin Covid-19 untuk penggunaan darurat.

Dua di antaranya adalah vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Kedua vaksin ini membutuhkan dua dosis.

Vaksin Johnson & Johnson juga telah diizinkan untuk penggunaan darurat.

Namun vaksin ini hanya membutuhkan satu dosis.

Baca juga: Dibanding Pfizer, Vaksin Moderna Diklaim Hasilkan Antibodi Lebih Tinggi

Bagaimana Vaksin Ini Bekerja?

Vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna sama-sama menggunakan teknologi mRNA.

Sel-sel dalam tubuh Anda secara alami menggunakan mRNA sepanjang waktu untuk membuat berbagai jenis protein yang Anda butuhkan agar tetap sehat.

MRNA dalam dua dosis vaksin Covid-19 memberi petunjuk kepada sel-sel tubuh Anda tentang cara membuat protein lonjakan yang khusus untuk virus corona baru.

Protein lonjakan ini ditemukan di permukaan virus.

Ia menggunakan protein lonjakan ini untuk menempel dan memasuki sel inang di tubuh Anda.

Ketika Anda mendapatkan vaksin Covid-19, sistem kekebalan Anda memproses informasi tentang lonjakan protein dan menghasilkan respons imun terhadapnya.

Baca juga: Efikasi Vaksin Covid-19 Moderna, Simak Juga Efek Samping yang Ditimbulkan

Ini termasuk produksi antibodi.

Vaksin bergantung pada aspek yang sangat penting dari sistem kekebalan Anda, yaitu fakta bahwa ia memiliki ingatan.

Setelah vaksinasi Anda, sistem kekebalan Anda terus menyimpan informasi tentang lonjakan protein.

Jika Anda terkena virus corona baru, sistem kekebalan Anda kemudian akan menggunakan informasi yang disimpan ini untuk merespons dan melindungi Anda dari virus.

Ini dapat membantu mencegah Anda jatuh sakit karena Covid-19 .

Keseluruhan proses kekebalan biasanya memakan waktu sekitar 2 minggu setelah dosis kedua vaksin.

Itulah mengapa Anda masih bisa tertular virus corona baru dan jatuh sakit jika terpapar segera setelah mendapatkan vaksin.

Baca juga: Beda Vaksin Pfizer dan Vaksin Moderna: Mulai dari Efikasi, Kandungan, hingga Penyimpanan

Mengapa vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna memerlukan dua dosis?

Pada dasarnya, dosis pertama vaksin memulai proses membangun perlindungan.

Dosis kedua bekerja untuk memperkuat perlindungan ini.

Berikut analogi untuk membantu menjelaskan hal ini:

Anda dan seorang teman mencoba memindahkan meja yang berat ke seberang ruangan.

Di antara Anda berdua, Anda bisa mendapatkannya sebagian.

Kemudian, beberapa teman lainnya melompat untuk membantu, dan Anda semua dapat melakukannya sepanjang waktu.

Vaksin yang membutuhkan lebih dari satu dosis bukanlah hal yang aneh.

Beberapa contoh vaksin lain yang merupakan bagian dari rangkaian multi-dosis meliputi:

- Vaksin measle-mumps-rubella (MMR)

- Vaksin hepatitis A dan hepatitis B

- Vaksin shingles

Baca juga: 4 Fakta terkait Vaksin Covid-19 Buatan Moderna, Dinilai Aman untuk Kelompok dengan Komorbid

Berapa lama Anda harus menunggu di antara vaksinasi?

Untuk vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna, ada masa tunggu antara dosis pertama dan kedua.

Jangka waktu antara dosis tergantung pada vaksin yang Anda terima.

Pfizer-BioNTech: Anda menerima dosis kedua 3 minggu (21 hari) setelah dosis pertama Anda.

Moderna: Anda menerima dosis kedua 28 hari (4 minggu) setelah dosis pertama.

Mengapa Anda membutuhkan masa tunggu ini?

Dosis pertama membantu meningkatkan sistem kekebalan Anda.

Ini mengenalkannya ke protein lonjakan dan memungkinkannya menghasilkan respons imun kecil sebelum dosis kedua.

Waktu dibutuhkan untuk memungkinkan proses ini berkembang dengan baik.

Penting juga untuk tidak mendapatkan dosis kedua Anda terlalu dini, karena ini dapat memengaruhi keefektifan vaksin. (*)

Berita lainnya terkait vaksinasi Covid-19

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Mengapa Perlu Dilakukan Dua Kali Penyuntikan dalam Vaksinasi Covid-19 Pfizer dan Moderna?

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved