KKB Papua
Misi Khusus Satgas Nemangkawi Jalan Kaki 30 Jam Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang
Satgas Nemangkawi berjalan kaki selama lebih dari satu hari dari Distrik Oksibil menuju Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/asap-yang-berasal-dari-sejumlah-bangunan-yang-dibakar-KKB-di-Distrik-Kiwirok.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Satgas Nemangkawi berjalan kaki selama lebih dari satu hari dari Distrik Oksibil menuju Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Personel Satgas Nemangkawi tersebut
Mereka mendapatkan tugas khusus untuk menguasai situasi di Kiwirok dan memukul mundur KKB yang masih berada di sekitar daerah tersebut.
Seperti diketahui, kondisi Kiwirok tidak kondusif setelah KKB pimpinan Lamek Taplo melakukan serangan ke Puskesmas dan sejumlah fasilitas publik.
"Mereka (KKB) masih ada sekitar tiga kilometer dari Kiwirok," kata Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (20/9/2021).
Baca juga: Proses Evakuasi Jenazah Suster Gabriela, Medan Terjal hingga KKB Tembaki Aparat dari Seberang Jurang
Jalan Kaki 30 Jam
Sebanyak 35 personel Satgas Nemangkawi telah melalui perjalanan yang cukup berat.
Mereka harus berjalan kaki selama 30 jam untuk mencapai Kiwirok.
"Pasukan sudah tiba di Kiwirok tadi malam (19/9/2021), mereka jalan 30 jam," ujarnya.
Bahkan saat tiba di Kiwirok, Satgas Nemangkawi terlibat kontak senjata dengan KKB hingga empat kali.
"Pasukan terlibat kontak senjata di empat titik di Kiwirok," kata dia.
Penembakan dan Pembakaran
Sebelumnya, KKB pimpinan Lamek Taplo kembali berulah di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021) pagi.
Sempat terjadi kontak senjata selama empat jam antara personel TNI Satgas Pamtas 403/WP dengan KKB.
Baca juga: Ceritakan Detik-detik Penyerangan KKB, Suster Ola Dikejar ke Jurang hingga Sembunyi di Akar Pohon
Seorang anggota TNI mengalami luka tembak di bagian tangan dan sejumlah fasilitas umum dibakar.