Senin, 20 April 2026

Vaksinasi Covid19

Menurut Hasil Studi, Vaksin Moderna Disebut Hasilkan Antibodi Lebih Tinggi Dibanding Pfizer

Vaksin Covid-19 Moderna disebut menghasilkan antibodi yang lebih tinggi dibandingkan vaksin Pfizer.

Tayang:
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto Menurut Hasil Studi, Vaksin Moderna Disebut Hasilkan Antibodi Lebih Tinggi Dibanding Pfizer
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Vaksinator menyiapkan vaksin dosis ketiga atau booster vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan di RSUD Matraman, Jakarta Timur, Jumat (6/8/2021). Pemerintah menargetkan pemberian dosis ketiga kepada tenaga kesehatan rampung pada pekan kedua Agustus 2021. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Vaksin Covid-19 Moderna disebut menghasilkan antibodi yang lebih tinggi dibandingkan vaksin Pfizer.

Kedua vaksin tersebut sama-sama berbasis Messenger RNA (mRNA) namun dengan tingkat dosis minimum yang berbeda.

Vaksin Pfizer memiliki 30 mikrogram mRNA, sedangkan Moderna 100 mikrogram.

Dikutip dari laman Business Insider, Minggu (12/9/2021), sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 1.600 petugas kesehatan Belgia dan diterbitkan sebagai surat penelitian di Journal of American Medical Association pada 30 Agustus lalu, menemukan bahwa vaksin Moderna menghasilkan antibodi dua kali lebih banyak dibandingkan Pfizer pada enam hingga 10 minggu setelah vaksinasi.

Baca juga: Simak Alasan Vaksin Moderna dan Pfizer Butuh 2 Dosis Penyuntikan

Para penulis penelitian tersebut menyampaikan tingkat mRNA yang lebih tinggi dalam vaksin Moderna serta interval yang lebih lama antara dosis satu dan dua, 'kemungkinan dapat menjelaskan perbedaan ini'.

Sebuah studi yang dilakukan University of Virginia dan diterbitkan sebagai surat penelitian di JAMA pada 2 September lalu, tidak menemukan perbedaan dalam respons antibodi di antara kelompok usia yang menggunakan vaksin Moderna.

Namun respons antibodi yang lebih rendah justru terjadi pada orang berusia 50 tahun ke atas yang menggunakan vaksin Pfizer.

Para peneliti mengatakan bahwa perbedaan ini kemungkinan berkaitan dengan jumlah mRNA dalam masing-masing vaksin.

Respons antibodi hanya merupakan salah satu aspek dari sistem kekebalan, dan tingkat antibodi yang dibutuhkan untuk melindungi diri dari Covid-19 pun belum ditetapkan.

Baca juga: Simak Sejumlah Efek Samping Vaksin Moderna, Ketahui Cara Mengatasinya

Perlindungan vaksin ini juga tergantung pada apakah respons antibodi mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Misalnya, penelitian terbaru dari Universitas Oxford menemukan bahwa pada empat bulan, vaksin Pfizer dan AstraZeneca menghasilkan tingkat antibodi yang serupa.

"Tingkat antibodi dari suntikan Pfizer telah berkurang, sedangkan tingkat dari AstraZeneca tetap sama," kata para peneliti.

Sementara data dari Kanada pada awal tahun ini menemukan bahwa setelah penerimaan satu dosis, vaksin Pfizer menunjukkan efektivitas mencapai 56 persen dalam melawan gejala Covid-19 yang disebabkan oleh varian Delta yang diketahui sangat menular.

Sedangkan Moderna tingkat efektivitasnya berada di atas Pfizer, yakni mencapai 72 persen.

Baca juga: Moderna hingga Sputnik V, Ini 9 Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia yang Kantongi EUA dari BPOM

Kendati demikian, faktor lain disebut dapat pula mempengaruhi hasil ini, termasuk bahwa vaksin Pfizer biasanya diberikan kepada kelompok orang tua, yang cenderung menghasilkan respons kekebalan lebih lemah.

Namun studi tersebut belum diteliti oleh para ahli dalam tinjauan sejawat. (*)

Berita lain terkait Vaksinasi Covid-19

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Studi: Antibodi yang Dihasilkan Vaksin Moderna Lebih Tinggi dari Pfizer

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved