Jumat, 17 April 2026

Kisah Bocah yang Selamat dari Awan Panas Gunung Semeru, Berlindung di Masjid Selama 5 Jam

Seorang bocah berhasil selamat dari awan panas guguran (APG) ketika Gunung Semeru meletus pada Sabtu (4/12/2021).

Tayang:
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto Kisah Bocah yang Selamat dari Awan Panas Gunung Semeru, Berlindung di Masjid Selama 5 Jam
KOMPAS.COM/Tangkapan Layar dari IG Little Project
Nurfida (7) saat lari dari asap dan awan panas Gunung Semeru (kiri) dan saat ditemui relawan Little Project di posko pengungsian (kanan). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Seorang bocah berhasil selamat dari awan panas guguran (APG) ketika Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, meletus pada Sabtu (4/12/2021).

Bocah itu adalah Nurfida.

Dalam video yang viral di media sosial, Nurfida yang mengenakan kerudung biru tampak berlari kencang saat peristiwa tersebut.

Berlindung di Masjid Berjam-jam

Rupanya bocah tersebut berhasil selamat setelah berlindung di masjid selama lebih dari lima jam.

Setelah awan panas guguran mulai turun sekitar pukul 15.30 WIB, Fida memilih berlindung di masjid hingga ditemukan pukul 21.00 WIB.

"Di masjid itu sampai jam 9 malam. Dia menangis, terus diumumkan bahwa anak di sini. Akhirnya ketemu sama orangtuanya," kata Agung Setiawan, seorang relawan dari Little Project (littleproject.idn) melalui sambungan telpon, Sabtu (11/12/2021).

Baca juga: Seekor Ikan Mas Selamat dari Erupsi Gunung Semeru, Gubernur Jatim: Tak Ada yang Mustahil Terjadi

Sedang Mengaji

Pada saat erupsi, Fida dan kawan-kawannya sedang mengaji di dekat rumahnya, Curah Kobokan, Kabupaten Lumajang.

Saat gemuruh terdengar dan awan panas guguran bergulung-gulung turun, Fida juga berlari ke bawah hingga masuk ke masjid.

"Jadi dia sedang mengaji di masjid yang (kubah) biru di Kobokan itu. Terus ada gemuruh dari Semeru, dia lari. Lari kencang ke tempat yang aman. Sampai di desa sebelahnya dia masuk ke masjid," tutur Agung Setiawan.

Beruntung awan panas tidak sampai menyentuh masjid tempatnya berlindung.

Daerah tersebut hanya mengalami hujan abu.

Baca juga: Cerita Ibu Hamil 9 Bulan Lolos dari Erupsi Gunung Semeru, Lari Belasan Km demi Selamatkan Diri

Kondisi Sehat

Agung mengatakan, para relawan sengaja mencari keberadaan orang-orang yang terekam video saat kejadian awan panas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved