Mantan Finalis MasterChef Bunuh ART Asal Sulsel di Apartemen, Kini Terancam Hukuman Mati
Seorang mantan finalis MasterChef Malaysia tahun 2012 dan suaminya melakukan pembunuhan kepada asisten rumah tangga (ART) mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ilustrasi-garis-polisi.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Seorang mantan finalis MasterChef Malaysia tahun 2012 dan suaminya melakukan pembunuhan kepada asisten rumah tangga (ART) mereka yang berusia 28 tahun.
Keduanya yakni Etiqah Siti Noorashikeen Mohd Sulong (33) dan suaminya bernama Mohammad AmbreeYunos (40).
Diberitakan The Star pada Kamis (30/12/2021), tidak ada pembelaan yang diajukan keduanya ketika dakwaan dibacakan di hadapan hakim Jessica Ombou Kakayun pada Rabu (28/12/2021).
Pasangan itu dituduh telah membunuh pembantu rumah tangga mereka bernama Afiyah Daeng Damin antara 10 dan 13 Desember 2021, di sebuah apartemen di Amber Tower di Lido Avenue, Penampang.
Baca juga: Saksikan Rekonstruksi Kasus Nagreg yang Tewaskan Anaknya sambil Tahan Tangis, Suryati Minta Hal Ini
Nur Afiyah dilaporkan adalah ART yang berasal dari Sulawesi Selatan, Indonesia.
Akibat perbuatannya, Etiqah dan suaminya dituntut Pasal 302 KUHP Malaysia yang mengatur hukuman mati jika memang terbukti bersalah.
Dalam persidangan, pasangan yang memiliki tiga anak di bawah usia tiga tahun itu, termasuk sepasang anak kembar, diwakili secara terpisah.
Etiqah diwakili oleh Datuk Seri Rakhbir Singh, sedangkan Ambree diwakili oleh penasihat Ram Singh dan Kimberly Ye.
Pengadilan Magistrate memerintahkan pasangan itu untuk ditahan hingga 10 Februari 2022 untuk penyebutan kasus berikutnya.
Baca juga: Remaja Perempuan Tewas Ditembak Ayahnya Sendiri, Korban Dikira Maling yang Masuk ke Garasi Rumah
Pengacara Etiqah, Rakhbir, sebelumnya sempat mengajukan jaminan untuk kliennya karena mantan finalis MasterChef itu adalah wanita yang "sakit" dan "lemah".
Dia lebih lanjut berpendapat bahwa kliennya masih harus merawat anak-anaknya yang masih kecil dan menyusui.
Putranya yang pertama masih berusia tiga tahun, sedangkan dua adiknya masih berusia dua tahun.
“Etiqah sedang dalam pengobatan untuk serangan kecemasan dan penyakit terkait lainnya,” tambahnya.
Namun, permohonan itu ditolak oleh pengadilan.
Pasangan itu ditangkap pada 14 Desember 2021 setelah mereka mengajukan laporan polisi yang mengeklaim bahwa mereka menemukan pembantu mereka di lantai apartemen mereka saat kembali dari liburan di Kundasang. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Finalis MasterChef Ini Terancam Hukuman Mati karena Bunuh ART di Malaysia