Breaking News:

Tak Bakal Sita Rumah Donasi Milik Gala, Kemensos Sebut Doddy Sudrajat Berlebihan: Kekerasan Psikis

Kementerian Sosial menilai pernyataan pihak ayah mendiang artis Vanessa Angel, Doddy Sudrajat terlalu berlebihan.

TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Doddy Sudrajat saat ditemui di rumah duka kawasan Srengseng, Jakarta Barat, Kamis (11/11/2021). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Kementerian Sosial menilai pernyataan pihak ayah mendiang artis Vanessa Angel, Doddy Sudrajat terlalu berlebihan.

Menurut Direktur Pengelolaan Dana Bantuan Sosial Kemensos, Salahuddin Yahya, pihaknya tak memiliki wewenang untuk menyita hasil donasi untuk Gala Sky Andriansyah yang dipersoalkan.

Apalagi mengingat bahwa putra Vanessa dan Bibi Andriansyah itu kini berstatus sebagai yatim piatu yang wajib dipelihara negara.

Baca juga: Tanggapi Sikap Doddy, Kemensos Tak Bakal Sita Rumah Hasil Donasi untuk Gala: Itu Agak Berlebihan

Doddy Sudrajat didampingi pengacaranya, Djamaludin Koedoeboen, saat menghadiri pemanggilan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/1/2022). Doddy Sudrajat dan pengacaranya sempat meminta hasil donasi untuk Gala dikembalikan ke negara.
Doddy Sudrajat didampingi pengacaranya, Djamaludin Koedoeboen, saat menghadiri pemanggilan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/1/2022). Doddy Sudrajat dan pengacaranya sempat meminta hasil donasi untuk Gala dikembalikan ke negara. (Capture YouTube Intens Investigasi)

Dilansir kanal YouTube OFFICIAL NITNOT, Kamis (13/1/2022), Salahuddin Yahya mengaku tak menemukan penyimpangan dari penggalangan dana untuk Gala.

Setelah memeriksa pemrakarsa donasi, pengusaha Marissya Icha, pihaknya justru mengapresiasi transparansi pencatatan yang dilakukan.

Pun mengenai isu penyitaan rumah baru Gala sebagai hasil donasi yang pernah disebut Doddy dan pengacaranya, Djamaludin Koedoeboen, dinilai terlalu berlebihan.

"Saya kira penggunaan istilah disita dan menyita itu sedikit berlebihan ya," kata Salahuddin Yahya.

"Karena kita sedang membicarakan tentang harta anak yatim piatu, maka soal sita menyita itu saya kira prosesnya panjang."

Salahuddin Yahya mengakui bahwa dalam perundangan, ada konsekuensi pidana dan administrasi pada penggalangan dana atau barang yang tak berizin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved