Tanggapi soal Bisnis Es Dogernya Disuntik Rp 71 M, Gibran: Salah Kaprah, Uangnya Tak Masuk Kantongku

Gibran Rakabuming Raka menanggapi kabar suntikan modal dari investor ke perusahaan miliknya yang ramai jadi sorotan.

TRIBUNNEWS.COM/Muhammad Nursina
Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka menyapa jamaah shalat seusai melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 H di Balaikota Surakarta, Kamis (13/5/2021) pagi. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Putra sulung Presiden Joko Widodo sekaligus Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menanggapi kabar suntikan modal dari investor ke perusahaan miliknya yang ramai jadi sorotan.

Girban mengatakan itu merupakan hal biasa.

Suntikan modal tersebut tidak hanya diberikan ke perusahaan miliknya, tetapi juga kepada yang lain.

"Biasa banget dan bukan cuma saya (yang dapat suntikan modal)," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Kamis (20/1/2022).

Gibran mengatakan suntikan modal tersebut digunakan untuk pengembangan bisnis, salah satunya pembukaan cabang baru.

Baca juga: Dirinya dan Kaesang Dilaporkan ke KPK, Gibran Akui Siap Diperiksa: Salahnya Apa Ya Dibuktikan

"Memang (investor) tugasnya ngasih modal gitu. Biar cabangnya tambah akih (banyak)," ungkap dia.

Mengenai suntikan modal sebesar Rp 71 miliar yang dilakukan oleh Alpha JWC Ventures ke start-up minuman Goola, kata Gibran suntikan modal tersebut diterima secara bertahap.

"Sebenarnya bukan Rp 71 miliar. Itu duwite (uangnya) bertahap. Itu salah kaprah. Duwite ya ora mlebu neng kantongku (uangnya tidak masuk kantongku)," ucap Gibran.

Gibran mengungkapkan suntikan modal paling besar yang diterima dari investor selama ini adalah bisnis Mangkokku.

Setelah mendapat suntikan modal, Manglokku akan menambah sebanyak 80 cabang dari sebelumnya 40 cabang di seluruh Indonesia.

Baca juga: Kesal Lihat 3 ASN di Solo Makan di Warung saat Jam Kerja, Gibran: Malah Nongkrong

"Awalnya kita dapat suntikan modal Rp 25 miliar. Ini ada tambahan (modal) lagi dua kali lipatnya," terang Gibran.

Lebih jauh suami Selvi Ananda meminta untuk menyelidiki aliran dana bantuan modal dari investor yang masuk ke perusahaan miliknya.

Jika menang ada kejanggalan, dirinya pun meminta untuk dilaporkan dan dibuktikan.

"Kalau ada kejanggalan atau apa laporkan saja. Kalau lapor ya harus ada buktinya," tegas Gibran.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved