Selasa, 5 Mei 2026

Cerita Sopir Angkot Selamat dalam Kecelakaan Maut Balikpapan: Mobil Berputar dan Terlempar 10 Meter

Seorang sopir angkot selamat dalam insiden kecelakaan maut  di simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/1/2022).

Tayang:
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto Cerita Sopir Angkot Selamat dalam Kecelakaan Maut Balikpapan: Mobil Berputar dan Terlempar 10 Meter
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kecelakaan maut kembali terjadi di turunan simpang Muara Rapak Jalan Soekarno Hatta Balikpapan, Jumat (21/1/2022) sekitar pukul 06.20 WITA. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Seorang sopir angkot selamat dalam insiden kecelakaan maut  di simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/1/2022).

Sopir angkot bernama Muhammad Eddy itu menceritakan kejadian tersebut kepada Walikota Balikpapan Rahmad Masud yang menjenguknya pada Sabtu (22/1/2022).

Eddy mengaku mobilnya yang berwarna oranye itu terputar dan terlempar 10 meter dari lokasi kejadian.

Menurutnya angkot yang ia bawa saat itu dalam kondisi kosong dan berada di paling depan ketika menunggu lampu merah di simpang Muara Rapak.

Baca juga: Kesaksian Warga soal Kecelakaan Maut di Balikpapan: Ada 1 Motor Tersangkut di Bawah Truk

Belasan sepeda motor ringsek dihantam truk tronton dalam kecelakaan maut di simpang lima Muara Rapak, Balikpapan Utara, Jumat (21/1/2022) pukul 06.20 WITA.
Belasan sepeda motor ringsek dihantam truk tronton dalam kecelakaan maut di simpang lima Muara Rapak, Balikpapan Utara, Jumat (21/1/2022) pukul 06.20 WITA. (Tribun Kaltim/Dwi Ardianto)

"Mobil saya teputar-putar dan terlempar 10 meter dihantam dari belakang. Untungnya penumpang kosong karena baru keluar," ujarnya.

Setelah kecelakaan tersebut, Eddy dirawat RSUD Beriman Balikpapan bersama dengan dua orang korban lainnya di ruangan yang berbeda.

Para korban yang mengalami luka dan dirawat di RSUD Beriman rata-rata mengalami luka di bagian kepala, dada, tulang rusuk, lantaran benturan keras.

Setelah kecelakaan, Eddy mengalami cedera kepala ringan, luka lecet di seluruh tubuh dan luka robek di sisi bagian kiri, tepatnya alis dan tangan kiri.

Baca juga: Sopir Truk dalam Kecelakaan Maut Balikpapan Langgar Aturan, Polisi: Harusnya Tak Boleh Lewat Situ

Sedangkan Dewi Sugiah, pengendara roda dua, mengalami luka di bagian dada karena ada hantaman keras. Rumah sakit menggunaka selang untuk mengeluarkan cairan torak di dadanya.

Untuk pasien lainnya, Wiwik Sulastini mengalami hematutorak benturan di dada sehingga diambil cairan yang sempat mengalami pendarahan di bagian dada.

Wiwik Sulastini adalah ibu dari Azka, anak usia 4 tahun yang selamat dari kecelakaan yang menumpangi mobil Ayla merah.

"Itu juga sudah dikeluarkan. Kalau luka di wajah pipi itu bengkak benturan saking kencangnya. Yang di lantai dua stabil dan ruang ICU belum," tutur dr. Dekky, dokter yang menangani korban kecelakaan maut di impang Rapak.

Saat ini, ketiga pasien yang dirawat di RSUD Beriman kondisinya membaik dan dapat diajak komunikasi meskipun masih lemah.

Baca juga: Pengakuan Sopir Truk Tronton yang Sebabkan Kecelakaan Maut di Balikpapan, Sebut Rem Tak Berfungsi

Jumlah Korban Capai 36 Orang

Sebelumnya, data korban kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta, Muara Rapak hingga Jumat (21/1/2022) malam tercatat 32 korban yang dirawat intensif di lima rumah sakit berbeda di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved